Monday, September 1, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDalam NegeriBPJS Kesehatan Lubuk Pakam Bahas Kinerja FKTP
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

BPJS Kesehatan Lubuk Pakam Bahas Kinerja FKTP

Global Cyber News|Deli Serdang (21/07): BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam menggelar pertemuan dengan pengelola Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) pemerintah dan swasta di Kabupaten Deli Serdang, Selasa (21/07) di Lubuk Pakam. Turut pula bergabung secara daring melalui video conference seluruh FKTP mitra BPJS Kesehatan di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi yang juga merupakan wilayah kerja dari BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam.


Dalam pertemuan yang pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan menekankan kepada seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mitra bahwa dalam aspek pelayanan, BPJS Kesehatan berharap seluruh FKTP dapat meneguhkan komitmen dalam memperbaiki pelayanan dan fokus pada kepuasan peserta.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Rita Masyita Ridwan mengungkapkan, pihaknya mengupayakan koordinasi yang intensif dengan seluruh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, dan berupaya tetap melaksanakan pertemuan rutin, termasuk secara daring, untuk memastikan optimalnya pelayanan bagi peserta JKN-KIS.


“Pertemuan ini dilakukan serentak dan sekaligus untuk membangun suasana sharing dan dapat efektif pula untuk saling evaluasi tentang capaian dari kemitraan BPJS Kesehatan dengan pemerintah daerah dan faskes mitra. Agar dapat dipahami bahwa segala capaian dalam program JKN-KIS ini merupakan kontribusi dari semua pihak yang terlibat,” ujar Rita.


Rita menjelaskan sejumlah poin penting yang perlu menjadi perhatian bagi seluruh FKTP dalam pelayanannya kepada masyarakat peserta JKN-KIS. Menurutnya, FKTP adalah tulang punggung pelayanan kesehatan, oleh karena itu FKTP harus mengoptimalkan peran sebagai gatekeeper. Diantara peran yang krusial saat ini yaitu dengan optimalisasi rasio rujukan, pengelolaan peserta PRB aktif, pemenuhan kompetensi SDM dan dukungan sarana prasarana untuk pemeriksaan refraksi mata.


Rita juga mengajak FKTP semakin giat dan mempercepat untuk memanfaatkan kemudahan registrasi online dan penggunaan aplikasi Mobile JKN Faskes. “Registrasi Online dan Mobile JKN Faskes adalah aplikasi yang diciptakan dalam kondisi pandemik untuk mengurangi kontak langsung sehingga dapat meminimalisir resiko transmisi pathogen antara pasien dan dokter serta mengurangi waktu tunggu,” kata Rita.


Selain menekankan aspek pelayanan, Rita juga banyak berpesan kepada FKTP agar memperlihatkan komitmen tinggi untuk pemenuhan aspek sarana dan administrasi di FKTP, diantaranya dengan menyediakan jaringan komunikasi data sesuai spesifikasi, menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kepada Peserta JKN-KIS, menjaga dan meningkatkan ketertiban dalam melakukan entri pelayanan secara realtime, menjaga validitas dan kualitas entri pelayanan Peserta JKN, serta disiplin dengan jadwal penagihan klaim sesuai ketentuan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang, Ade Budi Krista kepada seluruh FKTP yang hadir mengajak agar peningkatan performa pelayanan menjadi prioritas. “Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, kami harap kinerja maksimal dari pengelola FKTP dan sekaligus dapat menjadi garfa terdepan dalam meluruskan hoax seputar Covid-19,” ujarnya.


Di akhir acara, diumumkan pemenang FKTP terbaik untuk sejumlah kategori indikator layanan dan capaian program, yaitu untuk kategori FKTP dengan nilai rekredensialing terbaik, pengelolaan Program Rujuk Balik (PRB) terbaik, Pelaksanaan WTA-KESSAN terbaik, penilaian kapitasi berbasis kinerja terbaik, rasio rujukan terbaik, implementasi Mobile JKN Faskes terbaik dan implementasi registrasi online terbaik. (am)

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts