Thursday, July 18, 2024
HomeDalam NegeriPOLISI TANGANI KASUS TENGGELAMNYA ANAK BUAH KAPAL KMN. AMAR JAYA GT.16 DI...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

POLISI TANGANI KASUS TENGGELAMNYA ANAK BUAH KAPAL KMN. AMAR JAYA GT.16 DI PANTAI LAMPU SATU KABUPATEN MERAUKE

Global Cyber News|Jayapura – Pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2020, pukul 15.00 WIT bertempat di Pantai Lampu Satu Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, telah terjadi kasus kecelakaan laut tenggelamnya anak buah kapal KMN. Amar Jaya GT. 16 yang mengakibatkan korban an. Samsul Alam meninggal dunia.

Kronologis kejadian:
Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 13.00 WIT saksi an. Asiruddi bersama lima ABK lainya hendak turun ke Kapal KMP. Amar Jaya GT. 16 yang saat itu sedang berlabu di patai lampu satu.

Pukul 14.30 WIT kapal KMN. Amar jaya GT. 16 hendak pindah dari posisi air dangkal menuju ke air dalam yang rencananya kapal tersebut pada hari Selasa akan berangkat melaut, lalu setelah kapal mulai bergerak jalan, korban an. Samsul Alam akan memindahkan tali jangkar kapal orang lain yang melintang tepat di depan kapal KMN. Amar Jaya GT. 16.

Setelah korban memindahkan tali jangkar, kemudian korban bersama ABK an. Herman terjun ke laut untuk menginjak tali jangkar yang melintang agar kapal KMN. Amar Jaya bisa melewati tali jangkar tersebut.

Pukul 15.00 Wit saksi yang saat itu berada di posisi bagian depan haluan kapal mendengar suara teriakan saksi an. Herman yang memanggil-manggil korban, akan tetapi korban sudah tidak ada lagi di bagian samping belakang kapal.

Melihat kejadian tersebut saksi bersama ABK yang masih ada diatas kapal langsung ikut terjun ke laut untuk melakukan pencarian terhadap korban, setelah itu saksi menyelam di bagian belakang kapal antara bodi kapal dan baling-baling.

Kemudian saksi mendapati korban dengan memegang baju tetapi korban terjepit dibawa bagian kapal baling-baling, dikarenakan arus yang sangat deras dan air laut yang keruh membuat saksi tidak sanggup untuk mengangkat korban naik ke atas.

Setelah saksi naik ke atas, langsung berenang menuju daratan untuk meminta pertolongan kepada masyarakat yang berada di Pantai Lampu Satu, selanjutnya masyarakat setempat langsung beramai-ramai melakukan pertolongan terhadap korban yang saat itu diperkirakan sudah kurang lebih satu jam terjepit di baling-baling kapal.

Pukul 15.30 WIT Korban berhasil ditemukan dan di angkat ke daratan lalu langsung di bawa ke RSAL Kabupaten Merauke, beberapa jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

Identitas korban

  • Samsul Alam (36), laki-laki.

Identitas saksi:

  1. Asiruddin (37), laki-laki;
  2. Anca (38), laki-laki, warga Jalan Menara Lampu Satu, Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke.

Langkah-langkah Kepolisian:
Menerima laporan, mendatangi TKP, melihat kondisi korban di RSAL. Merauke, meminta saksi-saksi, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut telah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Merauke.

Jayapura, 26 Oktober 2020

(Humas Polda Papua)

Red.

Latest Posts