
Global Cyber News.Com|Medan I Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Medan dewasa ini sudah siap menampung calon jemaah Haji Umroh dan calon jemaah haji regional. Persiapan untuk itu juga sudah dilakukan sejak beberapa bulan ini.
“Kami berharap Pandemi Covid-19 ini bisa berakhir akhir tahun ini. Sehingga pelaksanaan haji Umroh dan Haji Regional bisa dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Medan, H.Ramlam Sudarto, SH pada Kamis sore (26/11).
Ramlan mengakui bahwa saat ini UPT Embarkasi Medan sudah menerima jasa layanan tempat untuk resepsi perkawinan, seminar maupun lainnya dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Itu sudah sejak bulan September 2020 kami lakukan. Layanan jasa tempat ini juga tidak semuanya. Karena dua tempat lainnya seperti Gedung Jabal Noor sedang dipakai untuk keperluan logistik Gugus Tugas Utama Provinsi,” kata Ramlan seraya menambahkan gedung untuk resepsi pernikahan ada di Aula Madinatul Hujjaj dan Gedung Kubah.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk memaklumi situasi dan kondisi layanan di UPT Asrama Haji Embarkasi Medan saat ini. Belum bisa menampung keinginan masyarakat. “Jika Pandemi Covid-19 sudah berakhir, kami baru dapat melayani seperti biasa,” katanya.
Lebih jauh Ramlan mengapresiasi kebijakan pemerintah untuk kembali melakukan tatap buka kepada sekolah-sekolah di Indonesia mulai Januari 2021. Hal itu merupakan langkah baik bagi masyarakat yang selama ini hanya melakukan belajar anak-anaknya melalui daring atau internetan.
“Dengan dibukanya kembali sekolah tatap muka, maka masyarakat nantinya dapat melakukan kegiatan manasik haji Taman kanak-kanak maupun lainnya di Asrama Haji Medan ini,” katanya.
Seperti diketahui, pelaksanaan Haji Umroh dan Haji Regional pada musim haji tahun 2020 ini ditunda oleh pemerintah mengingat adaya badai Corona yang melanda dunia, termasuk Indonesia.
Ditundanya pelaksanaan haji Umroh dan Haji Regional merupakan pukulan bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maupun travel haji yang ada di Indonesia, terutama Sumut. (pl)
Red. Pandi Lubis








