Thursday, March 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalBegitu Mudahnya Teroris Mencari Dana Di Indonesia
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Begitu Mudahnya Teroris Mencari Dana Di Indonesia

Global Cyber News.Com| Ancaman terorisme di Indonesia masih sangat nyata, berulang aksi teror terjadi dan para pelakunya ditangkap dan dipenjara. Densus 88 di awal bulan Nopember 2021 berhasil menangkap 4 petinggi teroris di Lampung yang berperan menggalang dana untuk kelompok teroris jaringan Jama’ah Islamiah. Mereka menyebarkan ribuan kotak amal di masyarakat tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai puluhan ribu kotak amal.

Perlu diketahui bahwa kelompok Jamaah Islamiah ini adalah kelompok yang mendalangi rangkaian pemboman gereja di malam natal, peledakan bom di hotel JW Mariot dan hotel Rich Carlton di Jakarta.

Coba bayangkan, jika penggalangan dana yang mereka lakukan semasif itu dengan jumlah puluhan ribu kotak amal yang mereka sebar, maka aksi teror macam apa yang akan mereka rencanakan? tentu dengan dana besar mereka pasti sudah merencanakan aksi teror secara besar-besaran pula. wah ngeri…

Para begundal dan politisi busuk akan sanang senang jika Indonesia kacau dan oleh sebab itu kekacauan yang terjadi di masyarakat baik kekacauan kerusuhan maupun kekacauan yang ditimbulkan oleh aksi terorisme tidak bisa dianggap sebagai tragedi kemanusiaan biasa. Kita harus mewaspadai dan mencurigai para begundal politik itu atas tragedi kemanusiaan yang akan terjadi maupun yang sudah terjadi di masa lalu.

Sebagaimana diketahui kelompok cendana dan para pendukungnya yang berkuasa di masa lalu kini merasa terancam dan berusaha mengamankan aset hasil korupsi mereka di masa lalu, maka tak heran mereka kembali terjun ke dunia politik untuk mencoba berkuasa kembali namun tidak cukup hanya sampai di situ, berbagai cara akan mereka lakukan jika panggung politik gagal mereka raih.

Indonesia memiliki jejak sejarah traumatik saat Orde Baru berkuasa di mana klan cendana berhasil menguasai sebagian besar kekayaan bangsa melalui kroni-kroni klan cendana sementara rakyat banyak yang kelaparan dan ketidak-adilan ekonomi, perlakuan hukum, serta diskriminasi sosial terjadi di mana-mana. Itulah yang menyebabkan terjadinya demo besar secara nasional yang menuntut Soeharto turun tahta lalu muncullah era reformasi.

Saat era reformasi, kekuatan cendana bukan semerta-merta habis dan hilang begitu saja. Mereka melalui tangan-tangannya yang masih ada di lingkaran kekuasan, baik di lingkaran istana dan senayan serta mengakar ke seluruh instansi-instansi negara baik pejabat eksekutif maupun yudikatif. melalui para kaki tangannya, klan cendana terus berupaya melakukan penggagalan proses hukum terhadap mereka baik melalui perlawanan hukum maupun di luar hukum. Oleh sebab itu pemerintahan di era reformasi diwarnai banyak tragedi kemanusiaan yang bermotif SARA.

Di era Jokowi ini kekuatan oligarki kekuasaan cendana dan jaringannya dibersihkan satu persatu. namun begitu perlawanan mereka tidak akan berakhir sekalipun ditempuh dengan cara-cara yang mengakibatkan terjadinya tragedi kemanusiaan bahkan jika perlu Indonesia terpecah belah.

Apakah rencana teror besar-besaran yang akan dilakukan oleh kelompok Jamaah Islamiah adalah bagian dari rencana kekacauan yang didalangi oleh para begundal politik itu?

Semoga rakyat Indonesia senantiasa waspada dan aparat penegak hukum terus membasmi jaringan terorisme beserta para dalangnya.

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts