Tuesday, April 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalIndustrialisasi Kelapa: Ratusan Ribu Gugusan Pohon Kelapa Pulau Medang
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Industrialisasi Kelapa: Ratusan Ribu Gugusan Pohon Kelapa Pulau Medang

Penulis: Rusdianto Samawa, Pendiri Teluk Saleh Institute (TSI), Menulis dari Rumah Mr. Bahar Nelayan Pulau Medang.


Global Cyber News.Com| Saya ingat dan kangen sekali tulisan – tulisan dan riset senior, sekaligus aktivis nasional yang getol kritik demokrasi, Indeks Pangan Nasional, perkelapaan, Pertanian dan kesiapan Indonesia menghadapi pemuda produktif.

Siapa dia? Syahganda Nainggolan. Seorang yang telah menggagas kembali bangkitnya paguyuban nasional – Internasional tentang Perkelapaan nasional. Sekarang, Syahganda Nainggolan sedang dipenjara dan sibuk menghadapi pengadilan akibat menulis kritik dan sikap oposisinya kepada pemerintah.

Syahganda Nainggolan pribadi yang kesekian kali kriminalisasi Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 dan 28. Tentu, korban pertama tahun 2017 UU ITE adalah saya sendiri akibat bergerak dan kritik terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan.

Saya datang kedua kali ke Pulau Medang. Datang pertama pertengahan tahun 2020. Menulis dari Pulau Medang tentang kebutuhan Air Minum bersih, listrik dan infrastruktur masyarakat pesisir.

Alhamdulillah, setahun setelah kedatangan. Pemerintah dibawah kepemimpinan Alm. Mendiang Husni Jibril dan Wakil Bupati Mahmud Abdullah, membangun Dermaga sangat bagus sekali. Walaupun masih ukuran medium. Tetapi dapat dirasakan masyarakat Pulau Medang, sebagai sentral bongkar muat barang, pendaratan ikan, dan distribusi hasil Kelautan, Perikanan dan Pertanian.

Kedatangan kembali ke Pulau Medang, sempatkan diri melihat gugusan barisan rapi berdiri pohon kelapa. Ratusan ribu pohon kelapa dengan buah yang lebat dan berwarna warni: hijau, kuning, cokelat itu. Melihat gugusan ribu pohon kelapa ini, mengingatkan saya diskusi pangan perkelapaan dengan Syahganda Nainggolan. Kangen dan rindu.

Kelapa secara nasional dipopulerkan pada saat rezim pemerintahan Soeharto tahun 1960-an mulai tanam. Soeharto menebarkan kebaikan penanaman Kelapa diseluruh Indonesia. Selain, sebagai eksport, juga untuk penahanan abrasi air laut terhadap kondisi tanah pada masyarakat pesisir. Itulah, amal bakti Soeharto penanaman pohon kelapa hingga sekarang dirasakan oleh masyarakat.

Melihat potensi ekspor dan transaksi ekonomi kelapa di Pulau Medang sangat luar biasa. Masyarakat belum sadar atas potensi ekonomi ini. Pemerintah bisa memanfaatkan potensi ini sebagai bagian dari gerakan ekonomi masa depan.

Apalagi, pemerintah provinsi NTB populerkan Industrialisasi seluruh sektor yang bisa diolah menjadi barang jadi. Maka, industri kelapa akan menemukan jalan panjangnya. UMKM dan IKM di NTB sudah bisa produksi sendiri minyak goreng dari bahan baku kelapa diwilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, skala panjang bisa menjadi sasaran eksport keberbagai negara – negara seperti Arab Saudi dan Eropa. Karena kebutuhan Kelapa terutama Batoknya sangat banyak untuk pembuatan arang.

Seluruh komponen Kelapa tidak ada yang terbuang, seperti Kamit (kulit) untuk matras dan springbed serta kegunaan lainnya. Sementara, Batok kelapa untuk pembakaran, arang dan pengobatan. Kemudian, isinya sendiri bisa diolah menjadi bahan mentah Minyak Goreng.

Kegunaan seluruh komponen Kelapa ini dapat tingkatkan ketahanan pangan. Apalagi, pengolahan dapat diaktifkan industri skala UKM, IKM dan UMKM. Industrialisasi kelapa berpotensi meningkatkan PAD NTB. Tinggal menata dan perbaikan pada regulasi untuk memanfaatkan potensi ini.

Penting sekali, mengagas regulasi industrialisasi kelapa agar masyarakat Pulau Medang dapat tingkatkan pola hidup yang baik sehingga memiliki sumber kesejahteraan. Pemerintah Provinsi NTB untuk mencapai Gemilang pada bidang perkelapaan harus bisa membaca potensi sumberdaya ekonomi yang dapat membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat pesisir di Pulau Medang.

Masyarakat Pulau Medang tergantung pada respon pemerintah dalam berbagai hal untuk memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir sehingga dapat tumbuhkan indeks ekonomi dan pendapatan. Selamatkan potensi ekonomi kelapa Pulau Medang.

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts