Tuesday, April 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalStunting Masyarakat Pulau Moyo, Butuh Rumah Sakit Umum Daerah untuk Melayani
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Stunting Masyarakat Pulau Moyo, Butuh Rumah Sakit Umum Daerah untuk Melayani

Global Cyber News.Com| “Pulau Moyo terdiri dari Desa Bajo Medang, Desa Bajo Bugis, Labuhan Aji, Sebotok, Berangkua dan lainnya. Diseluruh desa ini, belum ada satupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Pemerintah harus pertimbangkan, karena masyarakat hidup di Pulau Terluar Kabupaten Sumbawa.”

Penulis: Rusdianto Samawa, Ketua Umum Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI), Menulis diatas Kapal Nelayan Tuna Penyebrangan Pulau Medang – Labuhan Sumbawa.


Pemerintah Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) harus menyusun strategi pembangunan 5 – 25 tahun mendatang. Terutama berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Fasilitas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Pulau Moyo harus ada.

Pulau Moyo terdiri dari Desa Bajo Medang, Desa Bajo Bugis, Labuhan Aji, Sebotok, Berangkua dan lainnya. Diseluruh desa ini, belum ada satupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Pemerintah harus pertimbangkan, karena masyarakat hidup di Pulau Terluar Kabupaten Sumbawa.

Posisi Pulau Moyo termasuk Pulau Terluar bagian dari Kabupaten Sumbawa. Sebelah Barat berbatasan Calabai Bima, sebelah Timur berbatasan Pulau Sailus Pangkep Sulawesi Selatan. Jarak tempuh wilayah Calabai dan Sailus itu berkisar 4 jam lama perjalanan.

Kalau dari Pulau Medang Desa Bajo menuju Sumbawa jarak tempuh 2-4 jam. Begitu juga dari Labuhan Aji ke Sumbawa biasanya kapal cepat sekitar 1,5 jam.

Tulisan ini mencoba mengingatkan pemerintah soal pelayanan kesehatan lebih penting daripada infrastruktur lainnya. Membangun rumah sakit umum di Pulau Moyo (Katakan: Labuhan Aji, Pulau Medang dan Sebotok) diantara ketiga desa tersebut, Rumah Sakit sangat penting, sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat.

Hingga saat ini, Pulau Moyo yang berpenghuni sekitar 20ribuan penduduk diketiga desa tersebut, rumah sakit umum sangat dibutuhkan. Selama ini, orang sakit dipaksa bawa ke Sumbawa dengan jarak yang sangat jauh dan kendaraannya kapal angkutan atau kapal nelayan itu sendiri.

Rekam jejak pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan ke Masyarakat Pulau Moyo juga, tidak sebanding dengan harapannya. Banyak sarjana keperawatan, kebidanan, kedokteran dan kesehatan masyarakat tidak mau mengabdi ke Pulau Moyo. Karena stigma pada dirinya; “tidak tertarik karena jauh dari keluarga dan lainnya.”

Pemerintah harus memecahkan persoalan stigma ini, agar semua perawat kesehatan masyarakat yang belum bekerja agar dipekerjakan di Pulau Moyo tepatnya diketiga desa tersebut. Tentu harus membangun fasilitas Rumah sakit umum diatas lahan yang luas.

Lahan untuk Rumah Sakit Umum, harus terlebih dahulu disurvei dan dinyatakan layak sehingga kedepan perlu dipertimbangkan dan digelontorkan anggaran untuk menyiapkan model konstruksi rumah sakit.

Jika kedepan dan kebijakan cepat pemerintah bangun rumah sakit masyarakat diketiga desa, yakni Labuhan Aji, Sebotok dan Pulau Medang. Tentu, secepatnya pemerintah lakukan pengajuan ke Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kualitas layanan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa harus kembali mengingat masyarakat yang ada dipesisir Pulau Moyo agar dapat dibangun fasilitas kesehatan dalam rangka untuk membangun sumber daya manusia (SDM).

Pemerintah harus menaruh perhatian besar kepada kesehatan anak-anak di daerah untuk mencegah stunting atau pertumbuhan anak yang tidak optimal. Stunting sebagai salah satu ancaman utama pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul di masa datang. Tentu sangat sulit mencapai gemilang kalau belum ada Rumah Sakit Umum di Pulau Moyo.

Nah, keberadaan rumah sakit berperan penting dalam pembangunan SDM. Termasuk dalam menjaga masa dua bulan kandungan sampai 1.000 hari pertama kehidupan sebagai masa golden age seorang anak. Ditambah lagi, melayani masyarakat yang sakit dan harus sehat hidup bersih.

Penyebab stunting adalah akibat salah pola asuh, lingkungan yang tidak baik, dan pola makan yang tidak bagus. Pembangunan rumah sakit diyakini mampu menjawab tantangan tersebut.

Tentu, harapannya kepada pemerintah bahwa hadirnya Rumah Sakit Umum Pulau Moyo diharapkan dapat memberikan prioritas dan kepedulian yang prima kepada masyarakat sehingga lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan. Para dokter, suster, pelayanan kesehatan agar terus melayani sepenuh hati.

Selain itu, perlu percepatan dan pemerataan infrastruktur kelistrikan, masih banyak wilayah di Pulau Moyo yang belum bisa tersentuh sambungan listrik. Selain itu, PLN juga harus membangun gardu-gardu listrik di daerah terpencil. Salah satunya di Pulau Medang, Sebotok dan Labuhan Aji.

Berharap pembangunan rumah sakit dan aliran listrik di Pulau Moyo dapat dilakukan pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Provinsi NTB secara cepat dan tepat. Sehingga pelayanan semakin baik dan sumber daya manusia tumbuh dengan baik pula. Selain itu, dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Pulau Moyo diketiga desa tersebut.

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts