Tuesday, April 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalNawal: Perempuan Ujung Tombak Ketahanan Keluarga
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Nawal: Perempuan Ujung Tombak Ketahanan Keluarga

Global Cyber News.Com|-Medan I Peran perempuan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Hal itu penting, karena sebagai sistem terkecil dalam masyarakat, ketahanan keluarga menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembangun nasional.

“Ketahanan sebuah keluarga sangat dibutuhkan, dan ujung tombaknya adalah perempuan,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis sebagai pemateri pada acara silaturahmi bersama Darma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung Serbaguna Tengku Amin Ridwan, Kampus USU, Medan, Jumat (27/5). Silaturahmi yang diadakan Darma Wanita FIB USU, turut dihadiri Dekan FIB USU Tengku Thyrhaya Zein, Ketua DWP FIB USU Talia Pujiono dan anggota DWP FIB USU.

Nawal memaparkan, salah satu peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga adalah mendidik anak. Keluarga merupakan tempat pertama anak mendapat pendidikan. Dari keluarga diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang kelak dapat melanjutkan pembangunan di negeri ini.

“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak, maka peran perempuan dalam pendidikan anak sangatlah penting dan strategis, ” kata Nawal dalam siaran rilis Diskominfo Sumut.

Meski begitu, peran perempuan tidak terbatas hanya di rumah saja. Kini perempuan banyak yang berkarir di luar rumah. Namun meski begitu, tetap saja peran perempuan dalam mendidik anak masih yang utama.

Nawal mengatakan, banyak contoh perempuan yang bisa menjalankan kedua peran, yakni berkarir dan menjaga ketahanan keluarga. “Saya salut sama ibu-ibu yang berkarir, ibu bisa bekerja membagi waktu, ” ucap Nawal.

Wakil Ketua Darma Wanita Persatuan USU Sri Rahayu Kartini mengharapkan materi yang diberikan Nawal dapat memberi pencerahan dan motivasi kepada para anggota DWP di USU. Menurutnya menyeimbangkan peran istri dan sebagai wanita karir tidak mudah.

“Semoga kita berada dalam posisi dua peran mendapatkan semangat atau motivasi baru yang membawa energi kebersamaan dan keseimbangan yang dibutuhkan, ” kata Sri Rahayu. (r/pl)

Red. Pandi Lubis

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts