
Global Cyber News.Com|-Medan I Meskipun ada 76 calon jemaah haji (Calhaj) yang tergabung pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mochtar berangkat menunaikan ibadah haji pada Kloter I Embarkasi Medan.
Namun H.Mochtar, selaku Pimpinan KBIH Al Mochtar, terlihat masih berduka. Karena ada belasan calhaj yang gagal berangkat haji karena adanya pembatasan usia. Sehingga mereka yang sudah menunggu hampir 10 tahun itu tidak jadi terbang ke Tanah Suci Mekkah.
“Saya masih berharap agar Pemerintah Arab Saudi tahun 2023 mendatang mengeluarkan kebijakan baru yang bijaksana terhadap Calhaj yang tidak berangkat haji akibat pembatasan usia. Betapa sedih mereka yang batal berangkat, tapi apa mau dikata. Kita tidak bisa apa-apa,” kata H.Mochtar kepada wartawan di sela pemeriksaan kesehatan Calhaj di Ahmed, Jum’at petang, (10/6/2022).
Disebutkan, ia juga menngucapkan syukur kepada Allah SWT bahwa tahun ini sebanyak 76 Calhaj berangkat haji bersama KBIH yang dikelolanya. Sebelumnya, ia juga sempat was-was, apakah di tahun ketiga pasca melandainya Covid-19, ibadah haji ke Tanah Suci diselenggarakan atau tidak. “Alhamdulillah, ternyata jadi dilaksanakan,” ujarnya.
Mochtar juga mengaku, selama Covid-19 dua tahun, semua KBIH di Sumut, termasuk KBIH yang dipimpinnya merasa terpukul karena absennya penyelenggaraan haji Regional maupun haji Umroh.
“Bagaimana kami bisa bergerak, karena kegiatan haji vakum selama dua tahun. Barulah, tahun ini pemerintah Arab Saudi membuka kembali penyelenggaraan haji Umroh dan menyusul Haji Regional,” kata H.Mochtar.
Menurut dia, penyelenggaraan Haji Umroh di KBIH Al Mochtar lancar. “Tahun ini sudah beberapa kali Haji Umroh kami laksanakan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa saat ini kami juga melaksanakan Haji Umroh dan Insha Allah petugas kami akan membantu jemaah kami di Tanah Suci Mekkah.
Red.









