Thursday, March 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalBupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang

Global Cyber News.Com|Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (13/6/2022).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara (Sumut), dengan luas wilayah 2.497,72 kilometer persegi, terdiri dari 22 kecamatan, 380 desa, dan 14 kelurahan, dengan jumlah penduduk sebanyak 1.931.441 jiwa. 

Kabupaten Deli Serdang juga sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 62 Tahun 2011.

“Dengan melihat jumlah penduduk begitu besar, maka pembangunan bidang pendidikan sangat dibutuhkan,” kata Bupati. 

Pembangunan bidang pendidikan bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan, pada setiap jenjangnya. Jika dilihat dari jumlah sekolah, guru, dan siswa, potensi pendidikan Kabupaten Deli Serdang cukup besar, yaitu nomor dua setelah Kota Medan. 

Pada tahun 2022, jumlah sekolah di Deli Serdang, mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK), sebanyak 2.457 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 384.821 orang, dan 24.202 guru. 

“Dengan jumlah yang cukup besar ini, tentu membutuhkan strategi, pengelolaan dam pembiayaan yang cukup besar untuk pembangunan,” sebut Bupati. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, telah melakukan berbagai upaya untuk membangunan pendidikan, mulai dari membangun Unit Sekolah Baru (USB), Ruang Kelas Baru (RKB), perpustakaan, laboratorium, sanitasi sekolah, sarana utilitas sekolah, rehabilitasi ruang sekolah, dan lainnya. 

“Namun, kami menyadari masih banyak yang harus diperbaiki. Masih banyak sekolah yang memerlukan sentuhan pembangunan, untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata di Kabupaten Deli Serdang,” ungkap Bupati. 

Maka dari itu, Bupati berharap dukungan dari Komisi X sebagai upaya membangun pendidikan di Deli Serdang, berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di Deli Serdang. 

Selain itu, dibutuhkan juga bantuan Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mewujudkan digitalisasi sekolah dan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 serta dukungan implementasi sekolah penggerak.

“Dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki, namun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan jajaran tidak pernah kehilangan sangat untuk membangun pendidikan,” tegas Bupati. 

Salah satu buktinya, Pemkab Deli Serdang terus melakukan percepatan pembangunan pendidikan melalui strategi dan inovasi daerah yang telah mendapat penghargaan, pada kompetisi inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), antara lain Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016, melalui Inovasi Program Cerdas, sebuah model pemberdayaan maayarakar di bidang pendidikan, yaitu membangun pendidikan secara gotong royong dengan memanfaatkan tiga pilar kekuatan, pemerintah, masyarakat, dan swasta. 

Kemudian, penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017, melalui Inovasi Opung Sari Basah Bang, bertujuan untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan dan Gerakan Bersih, Rapi, Sejuk, Rindang, dan Indah (Berseri). Opung Sari Basah Bang merupakan akronim dari Operasi Pungut Sampah Setiap Hari, Bank Sampah Sekolah dan Pembinaan Berjenjang.

Penghargaan lain, yakni Top 45 Pelayanan Publik Tahun 2020, melalui Inovasi Program Cerdas, Opung Sari Basah Bang, Mesra Bertuah, mewujudkam Desa Satu atau Deli Serdang Sekolah Bermutu yang merupakan kolaborasi tiga inovasi, Cerdas, Opung Sari Basah Bang, dan Mesra Bertuah (strategi pengelolaan sekolah ramah anak) untuk mewujudkan Deli Serdang Sekolah Bermutu. 

Kemudian, Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, melalui Inovasi Kas Anak Kasir, Kas Anak Pelorena, Kas Anak Lapas, sebuah pemberdayaan anak-anak marjinal di bidang pendidikan. Kas Anak Kasir merupakan akronim dari Kembali Bersekolah Anak Kawasan Pesisir. Sedangkan, Kas Anak Pelorena ada

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts