Wednesday, March 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalInsiden Dugaan Polisi Tembak PolisiSelain Tim Khusus POLRI, Pemerintah Juga Perlu Bentuk...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Insiden Dugaan Polisi Tembak Polisi
Selain Tim Khusus POLRI, Pemerintah Juga Perlu Bentuk Tim Independen

Global Cyber News.Com|-Medan I Ketua Lembaga Pemantau Pemerintahan dan Pemilu Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Umar menyatakan, selain POLRI yang sudah membentuk Tim Khusus, pemerintah juga perlu dibentuk Tim Independen dibawah langsung Kepresidenan guna melakukan penyelidikan terhadap insiden Polisi tembak Polisi antara Brigadir J dan Bharada E yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pada Jum’at, (8/7/2022).
“Tim Independen ini bukannya untuk menandangi tim khusus, namun dilakukan penguatan dalam upaya tranparansi yang diinginkan publik. Sehingga masyarakat bisa mengetahui kronologis terjadinya insiden tersebut. Dengan begitu berbagai tapsiran yang muncul kepermukaan bisa ditepis,” kata Salfimi Umar di Medan, Kamis siang, (14/7/2022).
Menurut dia, karena insiden ini menyangkut institusi Kepolisian, maka Tim Independen yang akan dibentuk tersebut melibatkan Kompolnas, Komnas HAM RI dan Lembaga terkait yang berwenang lainnya.
Salfimi Umar juga yakin, apa yang dilakukan Polri dengan Tim Khusus terhadap insiden berdarah tersebut. Karena negara ini terikat dengan hukum dan Undang-undang.
“Tak ada yang kebal hukum di negara ini dan negara ini juga bukan negara koboi. Bisa main asal tembak aja,” katanya seraya berharap Tim Khusus Polri tersebut dapat membeberkan masalah yang terjadi dengan tranparan agar citra Kepolisian dapat terjaga.
Seperti diketahui, pemberitaan insiden yang dilakukan media elektronik memunculkan beragam tapsiran, apa sebenarnya yang terjadi sebelum terjadinya insiden tersebut.
Bahkan keluarga Brigadir J juga mempertanyakan adanya dugaan luka sayatan di jasad anaknya serta pertanyaan masyarakat lainnya, kenapa tidak dilakukan visum atau autopsi terlebih dulu terhadap jenazah Brigadir J.
Namun begitu, pihak Polri juga sudah membantah adanya dugaan sayatan luka ditubuh Brigadir J. Dugaan sayatan itu, katanya, akibat terserempet peluru yang diduga ditembakkan Bharada E.

Apapun ceritanya, lanjut Salfimi Umar, kita lihat saja nanti apa hasil Tim Khusus Polri terhadap insiden Polisi tembak Polisi sehingga menewaskan Brigadir J yang kini sudah dimakamkan di kampung halamannya.

“Kita berharap agar peristiwa berdarah itu tidak terulang kembali menimpa anak bangsa lainnya di Indonesia ini,”pungkasnya. (tim globalcybernews)

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts