
Global Cyber News.Com|-Medan I Warga di Jalan Dr.Mansur Gang Keluarga Lingkungan IX Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal saat ini mempertanyakan Lurah Tanjung Rejo, Zia Ridho Ikhwa, S.STP terkait belum dibukanya kembali Gang Melati yang sudah ditutup pihak pengusaha Apartemen Mansyur Residence.
Padahal dalam rapat bersama warga dan perwakilan apartemen Mansyur pada Rabu (24/8/2022), Lurah Zia Ridho Ikhwa sudah meminta agar pengusaha Apartemen Mansur Residence segera membuka dan meratakan kembali gang Melati yang telah ditutup pihak apartemen beberapa waktu lalu. Karena ditutupnya gang tersebut menyebabkan gang Keluarga kebanjiran bila turun hujan.
Lurah Tanjung Rejo, Zia Ridho Ikhwa saat dikonfirmasi via ponsel pada Kamis siang, (1/9/2022), tidak menjawab. Namun setelah dikonfirmasi via SMS WA, beberapa saat Lurah menyampaikan ucapan terima kasih atas infonya, biar saya koordinasi ke camat Medan Sunggal.
Salah seorang warga, Indra Manurung menyebutkan, bahwa Kamis pagi sejumlah warga bersilaturahmi dengan lurah sekaligus mempertanyakan tindak lanjut hasil rapat sebelumnya di Aula kantor Lurah Tanjung Rejo Medan. “Saya tak ikut ke kantor lurah, tapi saya dengar lurah nantinya akan meninjau ke lapangan,” ucap Indra.
Hal tersebut juga dibenarkan Jenny Siregar. Bahkan ia dan beberapa warga Gang Keluarga mendatangi lurah. Saat itu lurah menyatakan akan meninjau ke lapangan. Namun tidak diberitahu kapan peninjauannya.
Selain itu warga juga mempertanyakan adanya penutupan plank nama apartemen Mansyur Residence dengan selubung biru. “Ini sangat aneh, kenapa tiba-tiba saja plank tersebut ditutup,” tanya warga setempat.
Sebelumnya, Lurah Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal, Zia Ridho Ikhwa, S.STP menggelar rapat bersama dengan pengusaha Apartemen Mansur Residence dan warga Gang Keluarga Lingkungan IX di Aula Kantor Lurah, Jalan Abadi Gang Balai Desa Medan, Rabu,(24/8/2022).
Usai rapat tersebut, Lurah Zia Ridho Ikhwa meminta pihak Apartemen Mansur Residence membuka Gang Melati Lingkungan IX yang persis berada di depan Apartemen. Karena ditutupnya gang tersebut menyebabkan Gang Keluarga kerab kebanjiran bila hujan turun.
Seperti diketahui, Anggota DPRD Kota Medan juga pernah melakukan peninjauan dengan ditutupnya Gang Melati serta dampak dugaan banjir yang ditimbulkan oleh pembangunan aparteman tersebut tahun lalu. Pada saat itu wakil rakyat tersebut akan mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak pengusaha dan warga. Namun sampai sekarang, realisasi RDP tak pernah terwujud. (lam)
Red. Alam








