Friday, February 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalSMAN 1 Srengat Adakan Workshop Super Parenting Guna Kuatkan Kolaborasi Orang Tua...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

SMAN 1 Srengat Adakan Workshop Super Parenting Guna Kuatkan Kolaborasi Orang Tua dan Anak

Global Cyber News.Com|, Blitar
Sering kali keinginan anak dan orang tua tidak sejalan. Untuk meluruskan hal tersebut SMAN 1 Srengat adakan kegiatan Super Parenting kepada kelas X dan XII setelah dilaksanakannya kegiatan MPLS pada Kamis (21/07/2022) dan Jumat (22/07/2022). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XII dan orangtuanya serta dihadiri oleh pengurus Komite dan juga oleh KaCabdin Solikin, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan ini mendatangkan narasumber yaitu Grand Master Trainer Internasiomal Dr. Nafik Palil, M.Pd.

Adapun tujuan dari program parenting ini adalah membantu orang tua dan anak dalam menjalin komunikasi yang baik. Lebih lanjut, dalam sosialisasi tersebut antara anak dan orang tua bicara dari hati ke hati. Apa keinginan anak harus didengarkan. Kemudian diselaraskan dengan harapan orang tua.
Sebab di balik anak yang hebat terdapat orang tua yang terlibat. Artinya, orang tua mengerti apa keinginan dan potensi yang ada di dalam anaknya. Sehingga orang tua bisa mengarahkan langkah-langkah selanjutnya.

Saat ini model parenting seperti itu sedang digalakkan di seluruh Indonesia. Sudah ada sejumlah roadshow yang berjalan. Anak-anak pun bisa mengungkapkan perasaannya. Kemudian orang tua juga memberikan dukungan yang luar biasa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Srengat Sumino, S.Pd., M.Pd berharap Workshop Super Parenting ini dapat menguatkan kolaborasi peran orang tua, sekolah, hingga lingkungan dalam bertanggungjawab bersama mengantarkan anaknya meraih masa depan dengan pribadi yang berkarakter, kreatif, dan inovatif.

“Orang sukses itukan logikanya orang pinter. Orang pinter seharusnyakan guru ya. Tapi guru tugasnya hanya mengantarkan saja supaya siswa itu menjadi orang yang suskes. Sukses itu artinya cerdas secara IQ dan karakter. Saya nggak ingin kalau siswa ini hanya pintar IQ tapi karakternya ndak terbentuk,” tandasnya. (reg)

Red. Regita

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts