Thursday, March 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalKepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam Tegaskan UrgensiCakupan Kesehatan Semesta
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam Tegaskan Urgensi
Cakupan Kesehatan Semesta

Global Cyber News.Com|Deli Serdang (13/03) – Menjelang perhelatan nasional “UHC Awards 2023” yang diselenggarakan Pada Selasa (14/03) esok di Jakarta, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Zoni Anwar Tanjung menegaskan pihaknya terus mengupayakan capaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan jaminan kesehatan semesta, melalui kolaborasi dengan unsur pimpinan daerah di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam yang mencakup Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi.
UHC adalah sistem penjaminan kesehatan yang memastikan semua penduduk atau paling sedikit 95 persen dari seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kondisi UHC dapat memastikan terjaminnya setiap penduduk untuk dapat mengakses layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik serta menghilangkan hambatan finansial dalam mengakses layanan kesehatan.
Sebagai landasan hukum program JKN, pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta Undang-Undang nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, serta berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan turunannya yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurut data BPJS Kesehatan, per 31 Januari 2023 jumlah penduduk Indonesia yang telah terdaftar sebagai peserta JKN berjumlah 249.679.996 jiwa baik dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun segmen non-PBI, yang tersebar di seluruh wilayah daerah di Indonesia.
Pada Senin (13/03) di Deli Serdang, Zoni mengatakan belum semua daerah di Indonesia telah mencapai UHC. Dalam ajang UHC Awards 2023, Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan menyerahkan penghargaan UHC kepada 22 Provinsi dan 334 Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah mencapai UHC si tahun 2023 ini. Khusus di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, juga belum seluruhnya daerah yang mencapai predikat UHC.
“Saat ini dari tiga daerah Kabupaten dan Kota wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Kota Tebing Tinggi telah mencapai UHC dengan jumlah peserta JKN sebanyak 174.600 jiwa atau 98,63 persen dari total jumlah penduduk di Kota Tebing Tinggi,” ujar Zoni.
Zoni menjelaskan, dari total jumlah peserta JKN di Kota Tebing Tinggi tersebut, sebanyak 102.203 atau 57,73 persen tergolong sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI), baik yang bersumber dari APBN (65.052 jiwa atau 36,76 persen), APBD Provinsi Sumatera Utara (6.939 jiwa atau 3,92 persen), maupun APBD Kota Tebing Tinggi (30.182 atau 17,05 persen). Kemudian sebanyak 72.397 merupakan peserta non-PBI.
Adapun di Kabupaten Deli Serdang, jumlah peserta program JKN sebanyak 1.575.494 atau 79,13 persen dari total jumlah Penduduk Kabupaten Deli Serdang. Sementara di Kabupaten Serdang Bedagai, penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN yaitu sebanyak 551.924 jiwa atau 82,41 persen dibandingkan total jumlah pneduduk Kabupaten Serdang Bedagai.
“Tentu kita berharap Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai segera mencapai UHC. Bersama dengan jajaran pemerintahan eksekutif di daerah, kami telah dan akan terus bersama-sama mengupayakan perluasan peserta JKN dengan sosialisasi kepada masyarakat, upaya penegakan kepatuhan sesuai kewenangan yabg ada pada masing-masing lembaga, mengotimalkan mutu layanan di fasilitas kesehatan dan juga bersama-sama dengan unsur DPRD terkait dengan kebijakan anggaran,” jelas Joni.
Menurut Zoni, UHC ini merupakan kondisi yang fundamental bagi masyarakat, untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas tanpa terbebani persoalan biaya. BPJS Kesehatan, menurutnya, akan terus mengupayakan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat di berbagai lini baik yang menjadi tanggung jawab langsung BPJS Kesehatan maupun dengan koordinasi kepada stakeholder program JKN yang terkait.
“Kita berharap UHC selain menjadi target untuk dicapai, juga menjadi sarana untuk peningkatan kualitas dan produktivitas penduduk Indonesia sehingga mendorong kemajuan bangsa ke arah yang semakin baik lagi ke depannya,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Iqbal mengatakan dengan kondisi UHC yang saat ini telah dicapai Pemko Tebing Tinggi, telah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi. Menurutnya, kondisi UHC memberikan kepastian layanan kepada penduduk saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Secara administrasi membantu masyarakat karena pendaftaran penduduk di daerah UHC dapat langsung aktif tidak menunggu pergantian bulan. Selanjutnya menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat”, ujar Iqbal.

Red.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts