
globalcybernews.com -contohnya “GARA-GARA ADA AGAMA ISLAM, RAKYAT JAWA MENJADI PECAH BELAH. ANDAI SAJA KITA TETAP JADI MAJAPAHIT… PASTI TIDAK AKAN SENGSARA SEPERTI INI”.
Padahal sebelum-sebelumnya, kesultanan2 islam itu sangat cinta dan tdk pernah mmpermasalahkan apapun Agamanya.
Kalau mau fakta, Lihatlah karakter asli para Walisongo yg membangun kesultanan Islam jawa
Kemudian pasca terjadi perang Diponegoro bersama para Kyai menentang penjajahan, Belanda membuat naskah ‘BABAD KEDIRI’ , Sumbernya dari seorang dalang yang kesurupan demit kemudian ngomong ngaco ngalor ngidul dan dicatat oleh belanda. Isi naskah tsb banyak mendiskreditkan Islam dan Walisongo
SIAPA PENGARANG DHARMOGANDUL DAN GATHOLOCO ?
2 Naskah tsb dibuat oleh orang asal Pati yg bernama NGABDULLAH. Karena dia sngat miskin akhirnya dia Murtad dan ikut belanda.
Dibawah bimbingan Misionaris belanda, Ngabdullah pindah ke Mojowarno untuk menyelesaikan 2 Naskah tersebut.
Beberapa isinya adalah Adanya tokoh fiksi sabdo palon, Kisah Sunan giri ingin menyantet raden Brawijaya.
Secara keseluruhan isi naskah tersebut ingin mendiskreditkan islam. Serta meredam semangat juang Pasukan Pangeran Diponegoro yg masih tersisa
TENTANG KRONIK SAM PO KONG.
katanya, belanda pernah merampas buku dan naskah sebanyak 5 cikar dari kuil sam po kong semarang. Dlam salah satu naskahnya disebutkan KATANYA walisongo itu adalah orang2 dari China yang diutus oleh kaisar cina untk menghabisi Majapahit.
Namun setelah diteliti langsung & dicari oleh sejarawan KH. Agus Sunyoto ternyata Kronik itu fiktif alias BOHONG. kronik aslinya tidak prnh ditemukan
KIDUNG SUNDA
Dlam kidung tersebut dsebutkan kalau Gajah Mada pernah membantai orang2 sunda. Namun stelah diteliti ternyata itu juga naskah kekinian “MADE IN LONDO” untuk memecah belah dan melemahkan persatuan nusantara
SUMBER : sejarawan KH. Agus Soenyoto
Red