
Global Cyber News.Com. -Aceh Utara – Pemandangan penuh haru sekaligus heroik tersaji di kompleks Sekolah Dayah Takwanul Mumtazi, Desa Matang Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Pasukan “Loreng” dari Koramil 18/Bkb mengepung tumpukan sampah dan endapan lumpur pekat sisa banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar. Jumat (9/1/2026).
Tanpa rasa canggung, para prajurit TNI ini berjibaku menggunakan gerobak sorong dan peralatan seadanya, mengevakuasi tumpukan material yang membusuk demi memastikan lingkungan pendidikan kembali sehat dan layak bagi para santri.
Danramil 18/Bkb yang memimpin langsung aksi karya bakti ini menegaskan bahwa TNI tidak akan membiarkan dunia pendidikan terhenti lama akibat bencana. “Melihat kondisi sekolah yang terkubur lumpur, hati kami terpanggil.
Ini bukan sekadar perintah, tapi panggilan jiwa untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.
Kami kerahkan seluruh personel Koramil 18/Bkb untuk memastikan kotoran dan puing-puing sisa banjir ini bersih tuntas hari ini, agar anak-anak kita bisa kembali menuntut ilmu dengan nyaman,” ujarnya dengan penuh semangat di tengah kepulan debu dan lumpur.
Aksi nyata ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, di mana Kepala Sekolah beserta seluruh dewan guru turut bahu-membahu bersama prajurit TNI menggeser fasilitas sekolah yang masih bisa diselamatkan. Sinergi yang kuat terlihat saat mereka bersama-sama mengangkat saung tempat belajar dan membersihkan ruang-ruang kelas dari sampah plastik yang berserakan. Kehadiran TNI di tengah keputusasaan pasca bencana banjir ini seolah menjadi energi baru bagi pihak Dayah Takwanul Mumtazi untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Hingga sore hari, area sekolah yang sebelumnya kumuh perlahan mulai menampakkan wajah aslinya kembali berkat kerja keras tanpa henti para personel TNI. Kegiatan karya bakti ini diakhiri dengan pembersihan total saluran air di sekitar sekolah agar potensi banjir serupa tidak kembali memberikan dampak buruk.
Semangat “TNI AD Mengabdi Untuk Rakyat” benar-benar tertanam nyata dalam setiap tetesan keringat prajurit Koramil 18/Bkb, membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama dalam menghadapi cobaan bencana di Bumi Serambi Mekkah.
Red








