
Global Cyber News.Com. -Aceh Utara – Personel Koramil 29/Lkh bergerak taktis mendampingi pengerjaan pembersihan sisa banjir yang melumpuhkan akses transportasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan pantauan akurat di lokasi, sejumlah alat berat jenis ekskavator dan grader bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta PUPR dikerahkan untuk mengeruk lapisan lumpur tebal yang menutupi badan jalan lintas desa.
Kehadiran Babinsa Serda Hayuti bersama perangkat desa di tengah debu dan material sisa banjir menjadi kunci utama dalam memastikan alat berat bekerja presisi membuka kembali jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sinergi pemerintah pusat melalui bantuan alat berat ini menjadi titik balik percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah hukum Koramil 29/Lkh. Sebanyak 4 unit alat berat dari Kementerian LHK dan 2 unit dari PUPR dikerahkan secara serentak untuk menyisir seluruh ruas jalan utama desa yang menjadi urat nadi ekonomi warga. Dokumentasi di lapangan memperlihatkan bagaimana personel TNI secara teliti mengarahkan operator alat berat untuk membuang endapan lumpur pekat ke pinggir jalan agar drainase kembali berfungsi dan permukaan aspal kembali aman untuk dilalui kendaraan tanpa risiko tergelincir.
Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membantu mempercepat normalisasi wilayah pasca-bencana alam di Kabupaten Aceh Utara. Berkat koordinasi yang solid antara Babinsa, perangkat desa, dan operator di lapangan, akses jalan yang sebelumnya terputus total kini mulai dapat dilalui kembali oleh warga.
Pembersihan menyeluruh ini diharapkan tidak hanya mengembalikan mobilitas transportasi, tetapi juga membangkitkan kembali semangat masyarakat Desa Simpang Tiga untuk kembali beraktivitas normal setelah sempat terisolasi akibat endapan lumpur pasca-banjir.
Red








