
Global Cyber News.Com. -Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd., menghadiri Kajian Eksklusif Kajian Islam Sumatera Utara (KISS-SU) bertema “Behind the Smile: Allah Tahu Luka yang Tidak Diceritakan” yang berlangsung di Aula Masjid Alfatih Kota Binjai, Minggu (19/7).
Dalam sambutannya, Ruslianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat keimanan, menambah wawasan keislaman, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Binjai akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kajian seperti ini, kami berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Utara, Syahrial Effendi, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan keagamaan sebagai upaya meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Garlicha Maulidya mengajak jamaah untuk mengenali dan menerima setiap emosi yang dirasakan tanpa harus memendamnya seorang diri. Menurutnya, setiap manusia memiliki ujian yang tidak selalu tampak, namun Allah SWT senantiasa mengetahui setiap luka dan kesedihan hamba-Nya.
“Jadikan Allah SWT sebagai tempat kembali dalam setiap keadaan. Dengan memperbanyak rasa syukur, berserah diri, dan mendekatkan diri kepada-Nya, hati akan menjadi lebih tenang dan mampu menghadapi setiap ujian dengan penuh keikhlasan,” pesannya.
Turut hadir Ketua Umum FUI Sumatera Utara Amanar Al-Ustadz Indra Suheri, Pembina Kajian Islam Sumatera Utara Al-Ustadz Umay, S.H., M.Kn., CPM., Penasehat Kajian Islam Sumatera Utara Umma Sonia Nasution, Ketua Umum Kajian Islam Sumatera Utara Khairul Ilham, para tamu undangan, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta Kajian Islam Sumatera Utara.
Red








