spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedLembaga Adat Provinsi Kalteng Apresiasi Pelestarian Adat dan Budaya di Desa Tamparak

Related Posts

Featured Artist

Lembaga Adat Provinsi Kalteng Apresiasi Pelestarian Adat dan Budaya di Desa Tamparak

Global Cyber News.Com. -BARITO SELAT  Lembaga Adat Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat Desa Tamparak, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya melalui kegiatan ritual adat dan peresmian Balai Adat di kawasan KM 22, Sabtu (5/9/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan Sri Mulianti, M.Pd., selaku perwakilan Lembaga Adat Provinsi Kalimantan Tengah, yang hadir memenuhi undangan lembaga adat setempat.

Sri Mulianti mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kami dari Batamat Provinsi kebetulan diundang oleh lembaga adat yang ada di KM 22. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ritual dan peresmian Balai Adat ini. Ini merupakan bentuk kerukunan warga yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya kita,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, unsur Forkopimda, Camat Dusun Utara, pemerintah desa, lembaga adat, serta masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurut Sri Mulianti, keberadaan lembaga adat di tingkat desa maupun wilayah kecamatan perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan kerja sama antarlembaga, dengan tetap memperhatikan tugas, fungsi, peran, dan kewenangan masing-masing.

“Kami dari provinsi tentunya sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, Camat Dusun Utara, kepala desa, dan masyarakat yang ada di sini. Kami sangat mengapresiasi keberadaan lembaga adat dan berharap hubungan antarlembaga adat terus terjalin dengan baik,” katanya.

Ia berharap Balai Adat yang berada di Desa Tamparak dapat dimanfaatkan sebagai salah satu ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan adat, sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya kepada generasi muda.

Selain itu, Sri Mulianti mendorong adanya pengembangan kegiatan seni dan budaya, termasuk kemungkinan pembentukan sanggar seni dan budaya di Desa Tamparak. Menurutnya, sanggar dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mempelajari, mengembangkan, dan mengenal lebih jauh kesenian serta budaya lokal.

“Kalau ada sanggar, tentunya akan lebih melengkapi. Dalam budaya Dayak Dusun Maanyan, selain lembaga adat, juga ada sanggar dan kegiatan budaya lainnya. Hal-hal seperti ini yang perlu terus didukung,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi dalam pelestarian adat, khususnya dalam menjaga pengetahuan dan praktik budaya yang selama ini masih dipelihara oleh para tokoh dan sesepuh adat.

Menurutnya, para Belian yang selama ini memiliki peran dalam pelaksanaan tradisi adat mempunyai pengetahuan yang bernilai untuk terus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kita sangat mengapresiasi para Belian yang masih terus menjalankan dan menjaga pengetahuan adat. Mudah-mudahan ilmu yang masih dimiliki para sesepuh ini dapat diteruskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Sri Mulianti menambahkan, kehadirannya dari Palangka Raya selain memenuhi undangan juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan bertukar pengetahuan dengan para tokoh serta sesepuh adat di Desa Tamparak.

Ia berharap masyarakat bersama pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya, sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dan dapat dikenalkan kepada generasi muda.

“Harapan kami, masyarakat dan pemerintah yang ada di KM 22, Kecamatan Dusun Utara, semakin ke depan semakin memperhatikan nilai-nilai yang terkandung dalam adat dan budaya kita,” pungkasnya. (RR / Abd)

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts