
Global Cyber News.Com. -BARITO SELATAN — Polemik transparansi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat kurang mampu yang difasilitasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Riung Mitra Lestari (PT Riung) di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, terus bergulir. Tokoh masyarakat setempat, kembali mendesak adanya kejelasan data penerima serta pemerataan perhatian untuk wilayah di sekitarnya.
Sebelumnya, dalam wawancara di lokasi lapangan pihak perusahaan di PT Riung, Pak Firman telah menyampaikan bahwa pihak PT Riung sudah menjalankan kewajiban program CSR mereka kepada Desa Bintang Ara. Bahkan, Pak Firman juga berbalik mempertanyakan apakah pihak desa telah menyampaikan atau mendistribusikan kartu-kartu program CSR yang sudah dibagikan kepada warga yang berhak menerimanya.
Menanggapi hal tersebut, Poret Riansyah menilai perlunya pengecekan terbuka di lapangan. Ia juga menyoroti adanya informasi mengenai warga kurang mampu yang telah meninggal dunia, namun kepastian status kepesertaan serta hak manfaat bagi ahli warisnya masih menyisakan tanda tanya.
Selain Desa Bintang Ara,Poret Riansyah turut mempertanyakan kejelasan atau alokasi program CSR serupa bagi warga di wilayah Muara Malungai. Ketika dibahas mengenai letak wilayah tersebut, Riansyah menegaskan bahwa Muara Malungai merupakan bagian atau “anak” dari Desa Bintang Ara, sehingga warga di wilayah tersebut juga semestinya mendapatkan kejelasan dan perhatian yang merata.
Seiring dengan rencana kunjungan kerja dan pengecekan lanjutan ke desa yang akan dilakukan oleh pihak Pak Firman, berharap agenda tersebut dapat segera direalisasikan secara transparan dan objektif. Tujuannya agar seluruh persoalan distribusi kartu, kejelasan data kepersertaan, hingga hak-hak masyarakat melalui program CSR ini dapat terselesaikan dengan tuntas Pungkas Firman mengakhiri ucapan nya.
( Ramni Riyadi)
Red









