
Global Cyber News.Com. -Nurhayati menyampaikan apresiasi kepada Tim Penilai PKK Provinsi Sumatera Utara serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan evaluasi. Menurutnya, LBS bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, sanitasi, pemanfaatan pekarangan, dan keberlanjutan lingkungan. Ia juga mengapresiasi kolaborasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, TP PKK, kader, kepala lingkungan, dan masyarakat Jati Karya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, dr. Heri Hendri, Sp.PD, menyampaikan komitmen Pemko Binjai dalam meningkatkan kualitas lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat dan program lintas sektor, termasuk Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui pembersihan lingkungan, pembenahan drainase, penghijauan, pengelolaan sampah, kompos, dan pemanfaatan pekarangan.
Ketua IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. dr. Irina Kemala Nasution, M.Ked(Neu), Sp.S(K), menyampaikan bahwa LBS merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan berkelanjutan. Evaluasi juga melihat kerja nyata, partisipasi masyarakat, inovasi, dan keberlanjutan program. Tahun 2026, sembilan daerah, terdiri dari enam kabupaten dan tiga kota, mengikuti evaluasi LBS tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Red










