
Global Cyber News.Com. -Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., bersama Kepala BPBD Kota Binjai yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Binjai, Rudi Iskandar Barus, S.T., mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara daring dari Binjai Command Center (BCC), Jumat (25/9).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si. Dalam rapat, dibahas sejumlah langkah percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi, khususnya upaya normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat banjir dan bencana alam lainnya.
Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendagri menekankan pentingnya penguatan sistem peringatan dini (early warning system) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Selain itu, diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, BMKG, BPBD, TNI, dan Polri, serta penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang efektif untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak bencana.
Rapat juga membahas percepatan normalisasi sungai melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga kelancaran aliran sungai di wilayah yang terdampak bencana.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Binjai terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Pemko Binjai juga mendukung langkah pemerintah pusat dalam mempercepat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara terpadu dan berkelanjutan.
Red










