
Jacob Ereste :
Global Cyber News. .Com. -Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung telah menyampaikan harapannya agar Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka mengundurkan, setelah putusan Mahkamah Konsitusi menyatakan ijazah yang dipersoalkan oleh para penggugat tidak ditemukan dalam dokumen pencalonan Wakil Presiden Indonesia yang terpilih pada Pilpres 2025.
Pengunduran diri Gibran Rakabuming Raka dia nilai akan sangat elegan untuk mencegah aksi dan reaksi dari warga masyarakat bertindak lebih jauh, sekaligus menghentikan kegaduhan yang sudah berkepanjangan dan menyita terlalu banyak energi yang tidak perlu, juga dapat mencegah masalahnya yang bisa mengganggu konsentrasi Presiden untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai kepala negara yang harus menghadapi berbagai persoalan bangsa dan negara yang banyak dan berat.
Pernyataan Rocky Gerung yang tetap kritis dan tajam ini sekaligus untuk menepis asumsi banyak pihak — utamanya para pengagum yang mengidolakan dirinya untuk tetap berada di luar, tidak masuk Istana, karena percaya terhadap perubahan sikap setelah masuk Istana tidak lagi kritis memberikan landangan serta sikapnya yang berani dan memiliki argumen akademik yang kuat, sulit untuk dibantah. Karena itu dia perlu meyakinkan para pengagum yang mengidolakan dirinya hanya berpindah tempat dari luar ke dalam Istana sebagai kritisi. akademik dan pengamat politik seperti yang dia sitir langsung dari pernyataan dan pengakuan Presiden Prabowo Subianto saat memperkenalkan dirinya sesaat hendak melakukan melakukan anggita Dewan Pertimbangan Presiden, dan bukan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Wakil Presiden yang dia nilai akan lebih elegan bila segera mengundurkan diri sebelum tanggal 20 Oktober 2026, seperti yang dia ungkapkan melalui siniar yang dirilis secara meluas setelah beberapa g
hari pelantikannya sebagai Wantimpres yang heboh menggunjingkan dirinya telah berkhianat terhadap perjuangan bersama rakyat.
Fenomena dari keberadaan Ricky Gerung sebagai sosok kritisi yang mempunyai nyali pemberani serta serta argumentasi akademik yang kuat, wajar memiliki pengagum serta mereka yang mengidolakan dirinya tetap istiqomah, teguh dan tegar mengaksentuasikan suara rakyat kebanyakan, utamanya yang menaruh harapan besar terhadap Rocky Gerung tidak berubah dengan prinsip dan sikapnya yang kritis dan berani sebagai intelektual untuk melakukan koreksi terhadap kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan amanah konstitusi serta harapan rakyat.
Sikap bijak pun perlu diberikan terhadap Rocky Gerung untuk membuktikan istiqomah politik dan tanggung jawab moralnya yang masih akan dibuktikan dalam perjalanan waktu yang tidak terlalu lama bisa disaksikan, apakah kemesraan politiknya bersama temannya yang baru — yang sebelumnya selalu diasumsikan sebagai musuh yang berada di seberang sana — kini bergandeng tangan yang cukup layak dan pantas dicurigai secara berlebihan ? Sehingga terhadap kemesraan politik itu cukup layak dan pantas akan terjadi perselingkuhan politik ?
Agaknya, terlalu berlebihan kecemburuan politik yang ditikamkan kepada Rocky Gerung yang sesungguhnya memiliki hak memilih dan menentukan sikap politiknya dengan bebas dan merdeka seperti kita juga. Toh, konsistensi dan komitmen setiap akan terus teruji dalam perjalanan waktu yang sekaligus kelak akan membuktikan dan mencatatnya dalam lembaran sejarah. Jadi, lantaran jece buruan politik yang berlebihan terhadap Rocky Gedung berpindah tempat ngopi dari luar Istana kini di dalam Istana, akibat kecemburuan yang berlebihan mereka akan melakukan perselingkuhan.
Banten, 9 Oktober 2026
Red










