spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedPUSAT, JANGAN ACUH! MASYARAKAT KALIMANTAN TENGAH DAN BARITO SELATAN DESAK PRESIDEN PRABOWO...

Related Posts

Featured Artist

PUSAT, JANGAN ACUH! MASYARAKAT KALIMANTAN TENGAH DAN BARITO SELATAN DESAK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO TURUN TANGAN TANGANI KRISIS LINGKUNGAN DAN KARHUTLA.


Global Cyber News.Com. -BARITO SELATAN & PALANGKA RAYA — Selasa 13 / 10 / 2026 Pemberitaan ini kembali diangkat sebagai bentuk keberanian moral dan ikhtiar pers dalam menyuarakan jeritan masyarakat Kalimantan Tengah kepada Pemerintah Pusat, khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Gelombang keresahan masyarakat akibat kabut asap, ancaman Karhutla, krisis air bersih, serta persoalan kerusakan lingkungan semakin memerlukan perhatian serius dan tindakan nyata dari pemerintah.

Aspirasi tersebut turut disuarakan melalui rencana aksi damai pada Kamis, 15 Oktober 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

Aksi tersebut mengusung seruan moral:

«“PUSAT, JANGAN ACUH! MENUNTUT HAK BERNAPAS DAN BERAKTIVITAS DENGAN NYAMAN.”»

EMPAT TUNTUTAN UTAMA RAKYAT KALIMANTAN KEPADA PEMERINTAH PUSAT

  1. Usut Tuntas Penyebab Karhutla

Masyarakat menuntut penegakan hukum yang transparan, profesional, dan tegas terhadap setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan, tanpa pandang bulu, termasuk apabila terdapat keterlibatan korporasi.

  1. Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kabut asap dan buruknya kualitas udara dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

  1. Transparansi Anggaran Penanganan Karhutla

Masyarakat juga berhak memperoleh informasi yang jelas dan transparan mengenai alokasi, penggunaan, serta pertanggungjawaban anggaran penanggulangan Karhutla dan dampak bencana lingkungan.

  1. Evaluasi Serius Status dan Penanganan Bencana

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi secara serius terhadap kondisi di lapangan serta mengambil langkah penanganan yang cepat, terukur, dan tidak setengah hati apabila kondisi telah memenuhi ketentuan untuk penetapan status kedaruratan sesuai peraturan perundang-undangan.

JERITAN AKAR RUMPUT: KRISIS AIR BERSIH DAN KERUSAKAN SUNGAI DI BARITO SELATAN

Persoalan lingkungan di Kalimantan Tengah bukan hanya mengenai kabut asap dan Karhutla.

Di Kabupaten Barito Selatan, masyarakat pedalaman juga menghadapi persoalan serius terkait akses air bersih dan kondisi sumber air.

Tim Global Cyber News, bersama Ramni Riyadi, Usip Riyadi, Pak Abdullah selaku Koordinator Kalimantan, serta Bang Onel di Palangka Raya, terus mengawal persoalan tersebut melalui peliputan dan dokumentasi lapangan.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Sungai Arang dan Sungai Dewi, yang merupakan aliran air yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat di wilayah Dusun Muara Melungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan.

HASIL PELIPUTAN LAPANGAN: SUNGAI ARANG DAN SUNGAI DEWI DITIMBUN

Dalam peliputan langsung ke lapangan, tim Global Cyber News telah melihat, mendatangi, memotret, dan merekam kondisi Sungai Arang dan Sungai Dewi.

Berdasarkan hasil peliputan dan dokumentasi lapangan yang dimiliki redaksi, bagian aliran Sungai Arang dan Sungai Dewi telah ditimbun pada area yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan, dan dalam peliputan tersebut nama perusahaan yang disebut dan menjadi perhatian adalah:

  • PT MUTU
  • PT Riung Mitra Lestari
  • PT Petrosea Tbk
  • PT Bara Prima Mandiri (BPM)

Penegasan ini bukan lagi sekadar informasi yang diperoleh dari cerita masyarakat.

Tim media telah turun langsung ke lokasi dan mendokumentasikan kondisi lapangan melalui foto dan video.

Karena itu, dalam pemberitaan ini kami tegaskan bahwa yang kami sampaikan mengenai kondisi penimbunan Sungai Arang dan Sungai Dewi merupakan hasil peliputan langsung di lapangan, bukan semata-mata dugaan berdasarkan informasi dari pihak lain.

Adapun mengenai siapa yang secara hukum bertanggung jawab atas tindakan, dampak lingkungan, perizinan, maupun kewajiban pemulihan, hal tersebut harus diperiksa dan ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis serta proses penegakan hukum oleh instansi yang berwenang.

KRISIS AIR BERSIH BUKAN LAGI PERKARA SEPELE

Dampak persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata.

Bagi masyarakat pedalaman, sungai bukan sekadar aliran air. Sungai merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari: untuk mandi, mencuci, kebutuhan rumah tangga, serta menopang kehidupan masyarakat.

Ketika sumber air mengalami perubahan kondisi dan tidak lagi dapat dimanfaatkan secara layak, masyarakatlah yang pertama kali merasakan dampaknya.

Karena itu, persoalan Sungai Arang dan Sungai Dewi harus mendapatkan pemeriksaan lapangan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan kualitas air, kondisi aliran sungai, titik-titik penimbunan, dokumen perizinan, kewajiban pengelolaan lingkungan, serta tanggung jawab masing-masing pihak berdasarkan kewenangannya.

TRANSPARANSI CSR JUGA HARUS TERANG

Selain persoalan lingkungan dan air bersih, masyarakat juga mempertanyakan realisasi serta transparansi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di wilayah tersebut.

Masyarakat berhak mengetahui apakah kewajiban sosial dan lingkungan perusahaan telah dilaksanakan secara nyata, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.

Jangan sampai masyarakat hidup berdampingan dengan aktivitas usaha, tetapi ketika menghadapi krisis air bersih dan persoalan lingkungan, mereka justru harus berjuang sendiri mencari solusi.

MENGETUK PINTU ISTANA

Melalui pemberitaan ini, Global Cyber News menyampaikan suara masyarakat Kalimantan Tengah kepada Pemerintah Pusat.

Kami berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah, termasuk persoalan yang terjadi di wilayah pedalaman Kabupaten Barito Selatan.

Kami berharap kementerian dan lembaga terkait tidak hanya menerima laporan di atas meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat dan melakukan pemeriksaan secara objektif.

Jika ditemukan pelanggaran, masyarakat tentu berharap proses penegakan hukum dilakukan secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

PERS UNTUK RAKYAT

Sinergi Ramni Riyadi, Usip Riyadi, Pak Abdullah selaku Koordinator Kalimantan, serta Bang Onel di Palangka Raya merupakan bagian dari ikhtiar pers untuk mengawal aspirasi masyarakat dan menyampaikan fakta lapangan kepada publik.

Kami menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, prinsip keberimbangan, verifikasi, dan praduga tak bersalah.

Namun terhadap kondisi yang kami lihat dan dokumentasikan langsung di lapangan, kami akan tetap menyampaikannya kepada publik secara bertanggung jawab.

Apa yang kami lihat dan apa yang kami dengar, itulah yang kami beritakan.

Dari pedalaman Barito Selatan, kami terus mengawal desa-desa dan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kami berharap persoalan lingkungan, air bersih, kesehatan masyarakat, dan dampak Karhutla di Kalimantan Tengah tidak berhenti sebagai pemberitaan.

Harus ada tindakan nyata.

Pemerintah hadir. Negara hadir. Rakyat jangan dibiarkan berjuang sendirian.

Mengangkat kebenaran dan aspirasi rakyat Kalimantan untuk Indonesia.

GLOBAL CYBER NEWS
Kantor Perwakilan Wilayah Kalimantan Tengah & Biro Barito Selatan. Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts