
BARITO SELATAN 3 November 2026. Di balik rimbunnya hutan pedalaman Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), tersimpan potensi ekonomi yang mendesak untuk dieksploitasi secara berkeadilan. Dusun Muara Melungai, Desa Bintang Ara, bukan sekadar pemukiman di ujung Kabupaten Barito Selatan; ia adalah pusat gravitasi baru bagi komoditas rotan. Namun, kekayaan alam ini terpenjara oleh satu hambatan klasik: infrastruktur.
Hamparan kebun rotan yang dikelola secara mandiri oleh warga adalah nadi kehidupan. Potensi ini melampaui definisi kekayaan alam desa; ia adalah mesin penggerak pendapatan keluarga dan denyut nadi perekonomian masyarakat pedalaman.
Sayangnya, potensi besar tersebut ibarat raksasa yang sedang tidur. Nadi ekonomi ini tersumbat oleh keterbatasan infrastruktur jalan sebagai akses vital distribusi.
MOMOK LOGISTIK DAN URGENSI INTERVENSI NEGARA
Akses jalan darat yang menghubungkan Malungai Raya menuju Dusun Muara Melungai, terutama saat melintasi kontur perbukitan yang ekstrem, telah berubah menjadi momok logistik bagi masyarakat.
Ketidaklayakan jalan di sejumlah titik bukan sekadar soal kenyamanan berkendara; ia adalah “pencuri” margin keuntungan petani. Ketika akses terputus atau rusak, biaya transportasi membengkak, efisiensi waktu hancur, dan nilai tukar hasil panen tergerus sebelum mencapai pasar yang lebih luas.
Di sinilah urgensi intervensi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan diuji. Pembangunan dan peningkatan jalan dengan konstruksi perkerasan yang layak bukan lagi sekadar proyek fisik, melainkan instrumen pembebasan ekonomi. Sentuhan infrastruktur ini akan memangkas biaya logistik, membuka isolasi geografis, dan memastikan kendaraan pengangkut dapat menjangkau lokasi produksi dengan efisien.

MEMBANGUNKAN RAKSASA TIDUR: ROTAN SEBAGAI TULANG PUNGGUNG DESA
Rotan Muara Melungai memiliki DNA untuk menjadi tulang punggung ekonomi desa. Dengan akses distribusi yang saat ini masih terseok-seok, komoditas ini belum mampu menunjukkan taringnya di pasar yang lebih kompetitif.
Perkerasan jalan akan membangunkan potensi tersebut. Akses yang mulus akan membuka keran pemasaran lintas wilayah, memperluas jaringan perdagangan, dan yang paling krusial: mengangkat daya tawar serta nilai jual hasil perkebunan rakyat. Ini adalah momentum bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan potensi alam ini ke dalam peta besar pemberdayaan ekonomi, mentransformasi aset lokal menjadi kekuatan regional.
UJIAN KEBERPIHAKAN KEBIJAKAN
Kepala Biro Global Cyber News Kabupaten Barito Selatan menegaskan bahwa indikator keberhasilan otonomi daerah tidak diukur dari megahnya fasilitas di pusat kota, melainkan dari seberapa jauh negara hadir di garis depan pedalaman.
Menurutnya, wilayah pedalaman memiliki modal sosial dan sumber daya alam yang luar biasa. Namun, modal ini hanya akan menjadi cerita masa lalu jika tidak ada kehadiran pemerintah yang memastikan akses infrastruktur memadai.
“Pembangunan jalan perkerasan Malungai Raya menuju Muara Melungai adalah ujian nyata keberpihakan kebijakan. Ini bukan sekadar menyambung aspal, tetapi menyambung harapan dan martabat ekonomi warga,” tegasnya.
Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, melalui instansi terkait, untuk menempatkan koridor ini dalam skala prioritas utama. Diperlukan sinergi lintas sektor untuk menerjemahkan aspirasi akar rumput ini menjadi aksi strategis yang terukur, memastikan bahwa setiap meter jalan yang dibangun memberikan dampak langsung bagi petani dan pelaku usaha kecil.
PEMERATAAN HARAPAN DARI PELOSOK
Global Cyber News akan terus mengawal dan menyuarakan narasi ini. Pembangunan yang berkeadilan menuntut pemerataan, bukan pemusatan. Ia menuntut upaya membuka kesempatan bagi masyarakat di pelosok untuk tumbuh dan menikmati manisnya hasil pembangunan.
Jalan yang layak adalah prasyarat mutlak bagi akses. Akses yang baik adalah mesin penggerak ekonomi. Dan ketika ekonomi desa kuat, itulah fondasi terkokoh bagi kemajuan Kabupaten Barito Selatan.
GLOBAL CYBER NEWS — BARITO SELATAN
Dari Muara Melungai, untuk Indonesia.
© 2026 Global Cyber News. Hak cipta dilindungi undang-undang.










