
globalcybernews.com -Jenderal Sudirman adalah pejuang kemerdekaan di masa revolusi fisik. Jenderal Sudirman adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Menjadi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia secara luas terus dihormati di Indonesia. Skripsi ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis latar belakang kehidupan Jenderal Soedirman serta Peranan Jenderal Soedirman pada masa revolusi fisik tahun 1945-1950, dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Jenderal Soedirman selama masa revolusi fisik. Rumusan dari penelitian skripsi yaitu :
(1). Bagaimana kondisi Indonesia pada masa revolusi fisik tahun 1945-1950?,
(2). Bagaimana sejarah singkat Panglima Besar Jenderal Soedirman?,
(3). Bagaimana peranan Jenderal Soedirman selaku pejuang pada masa revolusi fisik di tahun 1945-1950,
(4). Bagaimana keadaan Pacitan selama Agresi Militer Belanda II dan menjadi markas Panglima Besar Jenderal Soedirman?.
Manfaat yang di peroleh dalam penelitian ini yaitu: untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca mengenai Perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman pada masa revolusi fiisik tahun 1945-1950. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi 4 tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, intepretasi, dan historiografi. Lingkup spasial dalam penelitian ini adalah Indonesia yang mana ada beberapa kota yang terutama ada di Pacitan, sedangkan lingkup temporal penulis mengambil tahun 1945-1950 karena pada tahun tersebut perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman begitu besar.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Jenderal Sudirman mendapat pendidikan modern yang dimulai dari HIS (Holands Inlanderschce School) dan MULO (Meer Uitgebreid Leger Onderwijs). Didalam pengalaman militer Soedirman berawal menjadi anggota LBD (Lucht Besherming Dienst) dan menjadi anggota PETA (Pembela Tanah Air). Peranan yang dimainkan oleh Jenderal Soedirman pada masa Revolusi kemerdekaan di Indonesia ialah melucuti senjata Jepang, memimpin Pertempuan Ambarawa, melakukan reorganisasi Tentara Keamanan Rakyat dan melakukan rasionalisasi Tentara Nasional Indonesia. Memimpin perang gerilya yang dijalankan oleh Jenderal Soedirman untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga menghadapi hambatan.
Prestasi jendral Sudirman?
Beliau sukses memperjuangkan jalannya kedaulatan Indonesia hanya dengan menyandang 1 paru saja yang wajarnya manusia memiliki sepasang berisi 2 paru-paru.
Mungkin prestasinya belum mentereng sekali jika dibandingkan dengan komandan besar di berbagai negara lain. Tetapi semangat beliau yang membara itulah yang patut kita teladani. Maka itu kenapa beliau diberikan gelar Jenderal bintang 5.
Beliau juga tidak memiliki pembenci dan pandangan politik ideologi. Sudah selayaknya beliau diagungkan juga sebagaimana para pendiri Indonesia yang lain.
Red









