
Global Cyber News.Com. –Medan I Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Periode 2025-2030, H.Andar Amin Harahap diminta untuk mengevaluasi perjalanan partai berlambang partai beringin ini hingga berhasil memperoleh kemenangan pada Pemilu 2024 lalu.
Hal tersebut dikatakan Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H.Ahmad Doli Kurnia Tanjung saat Musda XI Partai Golkar Sumut di Hotel JW Marriot Medan Senin, (1/2/2026). Ia juga menyebut pelaksanaan musda tersebut tidak ada intervensi dari DPP Partai Golkar.
Musda yang dibuka Wakil Ketua DPP Golkar, H Ace Hasan Sadzali dihadiri peserta 34 DPD II, ditambah organisasi pendiri dan sayap Golkar serta peninjau dan pengurus berbagai partai politik di Sumut. Sebelumnya salah satu OC, Palaceta menyatakan bahwa Musda tersebut dihadiri 500 peserta.
Suasana musda ini sempat terjadi kerusuhan kecil yang dipicu sekelompok orang , tapi tidak mengganggu jalannya musda. Gangguan keamanan ini terjadi pukul 14:45 Wib. Beberapa orang polisi yang naik ke lokasi musda di lantai II hotel tersebut, belum bisa memastikan apa penyebab kerusuhan. “Kami sedang menyelidikinya” kata salah seorang Polisi. Setelah itu Musda berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu Sekretaris Steering Committee (SC) Musda,, Muhammad Asril sempat menghimbau seluruh kader dan peserta untuk tetap menjaga ketertiban agar rangkaian kegiatan musda dapat berjalan lancar.
Asril juga meminta pihak-pihak di luar peserta dan peninjau sidang dalam musda agar dapat menyesuaikan diri serta menghormati mekanisme organisasi yang berlaku.
Ia menilai bahwa dinamika yang terjadi menunjukkan tingginya perhatian dan partisipasi kader terhadap pelaksanaan Musda. “Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya harapan terhadap arah dan kepemimpinan Partai Golkar Sumut ke depan,” ucapnya.
Pada kesempatan itu ke 39 peserta musda menyikapi positip dan berterima kasih atas kinerja pengurus lama 2020 – 2025 yang diketuai H Musa Rajeksyah. Kemampuan kinerja pengurus lama ini pun diakui oleh Hasan Sadzali, maupun Plt. Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dalam pidato peresmian musda tersebut.
Ijeck, anak pengusaha dan tokoh masyarakat Sumut ini berhasil untuk pertama kali menang pemilu di DPRD Sumut dan menambah perolehan kursi DPR RI dari 4 menjadi 8 kursi.
DINAMIKA TINGGI
Menurut informasi yang berkembang, dinamika politik partai ini diakui cukup tinggi. Awalnya diisukan DPP Partai Golkar mendukung DR.Hendri Yanto Sitorus sebagai calon kuat ketua DPD Golkar Sumut periode 2025-2030.
Namun Andar Amin Harahap yang masih duduk di DPR RI, malah melakukan pembuktian terbalik dalam tiga hari menjelang Musda XI DPD Partai Golkar Sumut, dengan mengantongi 27 suara DPD.
Hal ini merupakan sinyal bagi Andar untuk meraih kemenangan secara aklamasi. Bahkan pada akhir pendaftaran Bakal Calon (Balon) pada Jumat, (30/1/2026) anggota DPR RI ini sudah mengantongi 30 suara dukungan. Terakhir, sayap partai ini, yakni MKGR memberikan dukungannya kepada Andar Amin Harahap di kantor DPD, Jalan Wahid Hasyim.
Padahal sebelumnya MKGR mendukung DR.Hendri Yanto Sitorus. Pengalihan dukungan ini, kata salah seorang pengurus kader Golkar yang tidak mau disebut namanya, karena Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) ini dinilai kurang komunikatif dalam gerak langkah lanjutannya.

“Hendri Yanto Sitorus yang tidak mendapat dukungan DPD itu karena dia masih bertumpu kepada bayang-bayang orang tuanya, Khairuddin Syah Sitorus, mantan Bupati Labura 2 periode,” kata beberapa kader Golkar yang tidak ingin disebut namanya.
Isu lainnya yang tidak kalah seru adalah dukungan DPP kepada Hendri Yanto Sitorus diduga untuk menjegal Ijeck untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) di tahun 2029 dengan memberhentikan Ijeck sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut dan menariknya ke dalam kepengurusan DPP Partai Golkar di Jakarta. Dengan begitu Ijeck tidak bisa mencalonkan diri sebagai Balon DPD Partai Golkar Sumut. (d/b).
Red








