Tuesday, April 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedPerang Timur Tengah Diharapkan Berakhir Damai KH M.Nuh: Penyelenggara Haji Baru Harus...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist



Perang Timur Tengah Diharapkan Berakhir Damai
KH M.Nuh: Penyelenggara Haji Baru Harus Lebih Baik

Global Cyber News.Com. –Medan I Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut, KH Muhammad Nuh, mengapresiasi semangat yang tidak luntur para calon jamaah haji (Calhaj) Indonesia walau dihantui Perang Israel bersama AS Vs Iran.

“Selamat jalan kepada 5.000 an calon jamaah haji asal Sumut yang akan mulai diberangkatkan dari Asrama Haji Medan ke Tanah suci Makkah dan Madinah pada 21 April 2026 mendatang,” kata KH.M.Nuh di Medan, Rabu,(1/4/2026)

KH M.Nuh juga mengajak bangsa kita berdoa, semoga perang ini cepat berakhir sebelum penyelenggaraan haji dimulai. Dia banyak berharap kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), sebagai penyelenggara yang akan memberangkatkan lebih dari 200 ribu calon haji Indonesia, penyelenggaraannya bisa lebih baik dari tahun tahun sebelumnya.

Dia memperkirakan banyak permasalahan yang akan dihadapi penyelenggara, terutama ketika berada di Tanah suci Makkah dan Madinah.

“Namun kita harapkan pemerintah terus berupaya untuk menyelenggarakan ibadah haji ini dengan sebaik baiknya. Karena itu pemerintah membentuk Kementerian haji, yang terpisah dari Kementerian Agama yang selama ini sebagai penyelenggara ibadah haji

Sebagai orang yang sudah pernah berhaji beberapa tahun, KH.MNuh menyadari beratnya tugas yang diemban penyelenggara, karena itu lah dibentuk Kementerian haji. Agar penyelenggaraan haji terus membaik setiap tahunnya.

“Permasalahan yang akan dihadapi Kemenhaj ini juga tidak jauh berbeda dengan yang dihadapi Kemenag sebelumnya. Untuk itu yang harus diperhatikan adalah memperbaiki kekurangan kekurangan penyelenggara sebelumnya,” ucapnya seraya berharap para petugas yang sudah pernah berhaji, lebih fokus pada tugasnya.

Mantan anggota DPRD Sumut dua periode dari Fraksi PKS ini menegaskan bahwa untuk kinerja pertama kali ini sebaiknya Kemenhaj tidak perlu membikin peraturan baru, seperti misalnya masalah Dam.

“Kemenhaj sebaiknya tidak perlulah ikut ikutan mengurusi masalah ini. Serahkan saja kepada para calon jamaah masing masing. Termasuk masalah qurban calon haji,”katanya.

Maunya, kata pengasuh Pondok Pesantren Al – Uswah di Kecamatan Kuala Langkat ini, Kemenhaj melakukan evaluasi masalah Dam dan Qurban ini usai ibadah haji dan bisa diterapkan tahun depan.(lam).

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts