HomeUncategorisedPerolehan Zakat Haji BAZNAS Sumut Tahun 2026 Menurun Drastis
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist



Perolehan Zakat Haji BAZNAS Sumut Tahun 2026 Menurun Drastis

Global Cyber News.Com. -Medan I Perolehan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan bagi jemaah haji yang pulang dari Tanah Suci Mekkah tahun 2026 ini diperkirakan turun drastis.

Keterangan dihimpun menyebutkan, bahwa perolehan pada hari pertama pemulangan haji BAZNAS Sumut hanya memperoleh dua jutaan. Hari kedua, tercatat Rp.7 jutaan, setelah terjadi perubahan, dimana BAZNAS Sumut diperbolehkan melakukan pengutipan ZIS Haji melalui kotak di sebelah kiri dan kanan, persis disamping kursi pertama dan ujung jemaah yang baru pulang.

Menurut informasi yang diperoleh, Kakanwil Kemenhaj Sumut, H.Zulkifli Sitorus meminta BAZNAS Sumut jangan sampai melakukan pengutipan di depan pintu keluar dan harus di dalam Aula Madinatul Hujjan Asrama Haji Medan.

Sementara pada pemulangan haji pada kloter 11, tercatat mencapai 48 jutaan. Di kloter ini, banyak jemaah dari Pematang Siantar dan Medan yang memanggil petugas dari BAZNAS untuk datang mengambil ZIS dari mereka. Pada kloter 13, tercatat sebesar Rp.70 jutaan.

Kemungkinan perolehan ZIS Haji tahun 2026 diperkirakan hanya mencapai Rp.100 jutaan. “Tahun 2025 lalu, perolehan ZIS mencapai Rp.225 juta,” kata Dedi,, staf BAZNAS Sumut pada wartawan.

Terjadinya penurunan drastis ini akibat adanya dugaan pelarangan pengutipan zakat haji saat pemulangan haji yang diduga dilakukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Sumut pada hari pertama pemulangan haji di Asrama Haji Medan.

BAZNAS Sumut waktu itu hanya diperbolehkan mengutip infaq haji di depan pintu keluar Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan. Pengutipan tersebut mendapat tafsiran dan kecaman negatif dari berbagai pihak, ormas dan lainnya,

Salah satu pengurus Muhammadiyah Medan yang namanya enggan ditulis menyebutkan bahwa pengutipan di depan pintu Aula Madinatul Hujjaj dengan kotak itu mirip dengan mengemis. Lihat saja siap sholat Jumat di mesjid-mesjid, pasti ada yang menadahkan kotak kepada jemaah yang hendak keluar dari mesjid.

“Tindakan ini juga diduga sebagai pelecehan dan mengecilkan BAZNAS Sumut. Seharusnya pengutipannya seperti biasa saja, dimana beberapa staf dari BAZNAS Sumut melakukan pengutipan zakat haji mengelilingi tempat duduk jemaah yang baru pulang dari Tanah Suci,” katanya.

Sebagai kementerian baru, lanjutnya, Kemenhaj tahun ini baru pertama kali mengelola jemaah haji. “Silahkan saja buat format baru atau inovasi baru tapi jangan sampai kedodoran,” tandasnya.

Seperti diketahui, kejadian pengutipan di depan pintu keluar Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan juga pernah terjadi beberapa tahun lalu, semasa BAZNAS Sumut dipegang H.Amansyah.

Waktu H.Amansyah datang langsung ke kantor kanwil Kemenag Sumut, dan menyatakan bahwa pengutipan tersebut bukan untuk pribadi tapi untuk pembangunan mesjid di daerah minoritas. Setelah itu barulah pengutipan berjalan seperti biasa. Pada masa itu, BAZNAS Sumut sudah membangun 6 mesjid di Nias Utara, Gunung Sitoli dan 2 Mushola di Toba dan lainnya. (l/b)

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts