
Global Cyber News.Com. -Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Avro Wibowo, S.STP., MAP menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Grand City Hall, Medan, Sumatera Utara.
Rakernas XVIII APEKSI 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dan menjadi momentum bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi, bertukar gagasan strategis, serta merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, menyampaikan bahwa setiap pemimpin daerah memiliki tantangan sesuai kondisi zamannya. Saat ini, kepala daerah dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari dampak pandemi, bencana, target kinerja daerah, hingga dinamika geopolitik global.
Ia menekankan pentingnya inovasi dan kepemimpinan dalam meningkatkan pelayanan publik. Menurutnya, sejumlah daerah mampu menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan meski menghadapi keterbatasan fiskal melalui digitalisasi, kolaborasi, dan strategi kebijakan yang tepat.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa APEKSI harus menjadi wadah yang mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah pusat dalam menjawab persoalan yang dihadapi pemerintah daerah. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi pengelolaan pendapatan daerah, termasuk digitalisasi sistem perpajakan.
Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi mengajak seluruh kota untuk saling mendukung dan berbagi pengalaman dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, seperti penanganan bencana, efisiensi anggaran, pengelolaan sampah, hingga transformasi digital.
Menurutnya, pemerintah kota harus mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan nasional melalui penguatan daerah yang tangguh dan berdaya saing.
Wali Kota Medan sekaligus Ketua Komisariat Wilayah I APEKSI, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan bahwa Rakernas XVIII APEKSI bukan sekadar forum diskusi, tetapi harus menghasilkan aksi nyata yang dapat diterapkan oleh masing-masing pemerintah kota.
Dalam kesempatan itu, Pemko Medan juga memperkenalkan program QResto, yakni sistem digitalisasi perpajakan restoran yang dikembangkan bersama Bank Indonesia dan Bank Sumut sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mewujudkan transparansi pengelolaan pajak.
Red









