
Global Cyber News.Com. –Medan I Setahun pasca berpulangnya ke Rahmatullah Almarhum Drs. H. Abdul Haris Nasution, M.Hum, salah seorang putra Almarhum. Haji Bahrum Djamil, SH, Pendiri Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), namun susunan Pembina dan Pengurus Yayasan UISU periode 2023-2028 hingga kini tidak ada perubahan sama sekali.
Padahal beberapa bulan yang lalu, Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar (FKKB) Haji Bahrum Djamil, SH sudah mempertanyakan kepada Pembina Yayasan UISU perihal pengisian jabatan Pembina Yayasan UISU dari unsur anak pendiri Yayasan UISU yakni Alm. Haji Bahrum Djamil, SH.,
Namun hingga saat ini belum ada jawaban yang pasti terkait pengisian jabatan dimaksud. Bahkan terkesan dianggap “angin lalu” dan dibiarkan berlarut-larut.
Untuk itu Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar Haji Bahrum Djamil, SH setelah melakukan pertimbangan terhadap Kapasitas dan Integritas beberapa nama-nama yang diusulkan, maka Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar Haji Bahrum Djamil, SH memutuskan untuk mengusulkan Ir. H. Helmi Nasution, M.Hum bin Haji Bahrum Djamil SH yang akan mengisi jabatan Pembina Yayasan UISU.
Selanjutnya Pengurus Forum Komunikasi Keluarga Besar Haji Bahrum Djamil, SH juga mendesak agar fungsionaris Yayasan UISU segera menggelar rapat guna mengakomodasi aspirasi Keluarga Forum Komunikasi Keluarga Besar Haji Bahrum Djamil, SH Besar Almarhum Haji Bahrum Djamil, SH tersebut.
Syahrazad Nasution, salah seorang pengurus forum tersebut mengingatkan “Jangan sampai hal ini menjadi pemicu terjadinya Disharmoni di lingkungan Keluarga Besar Yayasan UISU” akibat pembiaran ini.
Disamping itu, Syahrazad Nasution sekali lagi mengingatkan bahwa terjadinya konflik UISU beberapa waktu lalu juga berawal dari sikap Arogan, dan Diskriminatif Pengurus Yayasan UISU terhadap Keluarga Besar Haji Bahrum Djamil, SH.
Padahal seperti diketahui bersama bahwa inisiator dan pencetus utama berdirinya UISU adalah Ayahanda Almarhum Haji Bahrum Djamil, SH.
Menurut beliau, saat ini suasana kondusif dan harmonis sangat perlu dijaga dengan baik, terutama menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru TA. 2026-2027, agar kepercayaan masyarakat terhadap UISU semakin baik.
“Kita semua berharap jumlah Mahasiswa yang mendaftar ke UISU tahun akademi 2026/2027 semakin meningkat, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang terus mengalami penurunan,” tambah Syahrazad Nasution.
Beberapa tokoh masyarakat di kota Medan yang enggan disebut namanya mengharapkan pengurus Yayasan UISU ini dapat berjalan dengan kondusif.
Tidak terperangkap lagi dengan konflik yang berkepanjangan. Sehingga mengakibatkan terjadinya perpecahan serta kerugian di tubuh keluarga besar Yayasan UISU dan para mahasiswa/wi di salah satu perguuran tinggi Islam tertua ini.(dey)
Red









