
Global Cyber News.Com. -Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, S.T., bersama jajaran mengikuti Rapat Evaluasi Progres Bantuan Stimulan Rumah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara virtual melalui Zoom Meeting dari Binjai Command Center (BCC), Senin (6/7).
Rapat tersebut membahas percepatan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, khususnya pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Dalam pertemuan itu juga disampaikan bahwa besaran dana bantuan stimulan rumah mengalami peningkatan berdasarkan usulan Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) sebagai upaya mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa penyaluran bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah dilakukan secara bertahap.
Adapun besaran bantuan yang diberikan masing-masing sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.
Suharyanto juga menyampaikan bahwa program rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut mencakup 24 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi. Sementara itu, pembangunan Hunian Sementara (Huntara) telah mencapai sekitar 97 persen dan saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian.
Menurutnya, penyelesaian Huntara menjadi bagian dari proses transisi sebelum masyarakat menempati Hunian Tetap (Huntap) yang sedang dalam tahap pembangunan, sehingga warga terdampak bencana dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan permanen.
Red









