spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedGubernur Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno Dalam Rangka Hari Jadi ke-81...

Related Posts

Featured Artist

Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno Dalam Rangka Hari Jadi ke-81 Jatim

globalcybernews.com, Kota Blitar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang puncaknya diperingati pada 12 Oktober 2026.

Khofifah tiba di kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 14.30 WIB. Kedatangannya disambut dan didampingi Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin. Turut hadir Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blitar Raya.

Prosesi ziarah diawali dengan doa bersama di pusara Proklamator Republik Indonesia tersebut, kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga.

Ziarah ini menjadi tradisi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus menghormati tokoh-tokoh yang berperan penting dalam perjalanan bangsa dan daerah.

Dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Pemprov Jatim mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Khofifah menekankan bahwa keberlanjutan menjadi pesan penting agar berbagai capaian pembangunan dapat terus dikembangkan dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kalau ada kemajuan di sektor tertentu, jangan berhenti di situ saja. Ada pengembangan dan perluasan program yang harus terus kita dorong sehingga dampak dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian Khofifah adalah pertanian. Menurutnya, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Jawa Timur, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian, termasuk combine harvester, kepada petani di sejumlah daerah.

Khofifah menjelaskan, penggunaan mesin panen tersebut mampu meningkatkan efisiensi waktu sekaligus menekan kehilangan hasil panen. Jika panen satu hektare lahan secara manual membutuhkan waktu sekitar tiga hari, penggunaan combine harvester dapat memangkasnya menjadi sekitar satu jam.

Selain itu, tingkat kehilangan hasil panen yang secara manual berkisar 9–11 persen dapat ditekan menjadi sekitar 1–2 persen melalui mekanisasi pertanian.

“Ini yang saya sebut tidak berhenti di sini. Mari terus kita jaga, kita luaskan, kita tumbuh kembangkan. Itulah maju berkelanjutan,” kata Khofifah.

Semangat pembangunan berkelanjutan tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Blitar Mas Ibin. Ia berharap kemajuan yang dicapai Jawa Timur dapat menjadi dorongan bagi Kota Blitar untuk terus meningkatkan produktivitas ekonomi dan memperkuat pertumbuhan daerah.

“Semangat ini tentunya kami sambut dan menjadi inspirasi kami untuk terus memacu produktivitas ekonomi, memacu pertumbuhan, sehingga Jawa Timur dan Kota Blitar semakin maju, berkembang, dan makmur,” pungkas Mas Ibin.

Melalui momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ADV/KMF/REG)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts