
Global Cyber news.com. -Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Administrasi Umum Setdako Binjai Drs. Eka Edi Saputra, M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan drg. Indra Syahfery, M.A.P., M.Pd., serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Putri Syawal Br. Sembiring, S.E., mengikuti Rapat dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kesehatan Pascabencana Alam di Sumatera secara daring dari Binjai Command Center (BCC), Kamis (15/10). Kegiatan ini turut diikuti Kepala BPBD Kota Binjai sekaligus Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Binjai Rudi Iskandar Barus, S.T., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Wahyu Umara, S.T., serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Desman, S.K.M., M.Kes.
Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, tersebut membahas perkembangan penanganan dan pemulihan layanan kesehatan, rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan, serta dukungan anggaran pascabencana di wilayah Sumatera.
Dalam arahannya, Mendagri mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan sejak masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemulihan operasional rumah sakit umum daerah di wilayah terdampak. Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan menjelang akhir tahun.
Sementara itu, Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa meskipun perbaikan fisik sejumlah fasilitas kesehatan membutuhkan waktu, layanan vital seperti instalasi gawat darurat (IGD), ruang operasi, dan layanan hemodialisis tetap menjadi prioritas agar dapat segera beroperasi.
Melalui keikutsertaan dalam rapat ini, Pemerintah Kota Binjai memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta mendukung upaya pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Red










