spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedPANEN ROTAN MELIMPAH DI MUARA MALUNGAI, WARGA BERHARAP AKSES JALAN DIPERBAIKI MENJELANG...

Related Posts

Featured Artist



PANEN ROTAN MELIMPAH DI MUARA MALUNGAI, WARGA BERHARAP AKSES JALAN DIPERBAIKI MENJELANG MUSIM PENGHUJAN



Global Cyber news.com. -MUARA MALUNGAI, BARITO SELATAN –6 November   2026.  Potensi hasil alam dari pedalaman Kabupaten Barito Selatan kembali terlihat. Masyarakat Dusun Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, masih mengandalkan hasil kebun rotan sebagai salah satu sumber penghidupan keluarga.

Di tengah melimpahnya hasil panen, masyarakat justru menghadapi tantangan dalam mengangkut rotan menuju lokasi penjualan. Kondisi jalan yang masih berupa tanah menjadi kendala utama, terutama menjelang musim penghujan.

Dalam kesehariannya, para pekebun harus menghabiskan waktu dan tenaga untuk memanen, membersihkan, membelah, serta mengikat rotan menjadi tumpukan yang siap diangkut. Namun, hasil kerja keras tersebut belum tentu dapat segera dipasarkan apabila kondisi jalan tidak memungkinkan.

AKSES JALAN MENJADI KENDALA UTAMA

Pak Guntur, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus pekebun rotan setempat, mengungkapkan bahwa kondisi jalan menjadi persoalan yang sangat dirasakan warga.

Menurutnya, ketika hujan turun selama beberapa hari, jalan tanah menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Rotan sudah kami panen dan diikat rapi. Namun, kalau hujan terus-menerus, kami terpaksa menahan pengangkutannya. Motor sulit masuk, bahkan berisiko terjatuh apabila dipaksakan,” ungkap Pak Guntur saat ditemui di lokasi penumpukan rotan.

Keterlambatan pengangkutan juga dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas hasil panen. Rotan yang terlalu lama tersimpan di tempat lembap berpotensi mengalami penurunan mutu, bahkan berisiko ditumbuhi jamur. Kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi harga jual dan pendapatan para pekebun.

WARGA BERUPAYA MENJAGA NILAI EKONOMI HASIL PANEN

Meski menghadapi keterbatasan infrastruktur, masyarakat Muara Malungai tetap berupaya mencari solusi agar hasil kebun tidak terbuang sia-sia.

Beberapa langkah yang dilakukan warga antara lain:

  1. Pengolahan awal rotan. Sebagian warga mulai mengolah rotan menjadi bentuk belahan maupun rotan pitrit agar lebih mudah ditangani, disesuaikan dengan kebutuhan pembeli, dan lebih efisien dalam pengangkutan.
  2. Pembuatan titik penampungan sementara. Warga memanfaatkan lokasi yang memiliki akses jalan relatif lebih baik sebagai tempat pengumpulan hasil panen. Ketika kondisi jalan masih memungkinkan, rotan diangkut secara bertahap menuju lokasi tersebut.
  3. Pemanfaatan teknologi komunikasi. Generasi muda mulai memanfaatkan telepon seluler untuk berkomunikasi dengan calon pembeli dari luar daerah serta mendokumentasikan hasil panen guna memperluas jaringan pemasaran.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa masyarakat pedalaman memiliki semangat untuk mengembangkan potensi ekonomi desa secara mandiri, meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

HARAPAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN

Masyarakat Dusun Muara Malungai berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap peningkatan akses jalan pedesaan secara bertahap dan berkelanjutan.

Perbaikan jalan dinilai sangat penting karena bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi penunjang utama distribusi hasil perkebunan dan komoditas unggulan desa.

Jalan yang layak akan membuka peluang ekonomi lebih luas bagi masyarakat. Hasil kerja keras para pekebun dari wilayah pedalaman diharapkan dapat sampai ke pasar dengan lebih cepat, aman, dan tetap memiliki kualitas serta nilai jual yang baik.

Pembangunan dari desa bukan sekadar membangun jalan, melainkan membuka akses kesejahteraan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada hasil alam.

Global Cyber News memandang potensi rotan Muara Malungai sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat pedalaman yang patut mendapat perhatian dan dukungan semua pihak.

Reporter/Penulis: Ramni Riyadi
Lokasi Laporan: Dusun Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts