Wednesday, March 4, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalPosyandu Jiwa Desa Wonorejo Blitar Rayakan Hut ke-5, Jadi "Pilot Project"dalam Pelayanan...
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

Posyandu Jiwa Desa Wonorejo Blitar Rayakan Hut ke-5, Jadi “Pilot Project”dalam Pelayanan Kesehatan Jiwa

Global Cyber News.com|, Blitar
Rayakan HUT ke -5 Posyandu Jiwa ‘Seroja Warta’ bertempat di Balaidesa Desa Wonorejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Rabu (13/7/2022). Posyandu Jiwa ‘Seroja Warta’ ini menjadi proyek percontohan, di Kabupaten Blitar dalam menangani kesehatan terhadap orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Posyandu Jiwa Seroja Warta di Desa Wonorejo memiliki target bebas pasung dengan empati, dan kemanusiaan yang mengalami gangguan jiwa. Mereka mengusung motto “sayangi, empati, rawat obati pasien jiwa”.

Hadir pada acara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Blitar Mashudi, mewakili Bupati Blitar, Kepala Dinas Kesehatan dr Christine Indrawati, beserta OPD dan Forpimda.

Kesuksesan Posyandu ini juga dibuktikan dengan tidak sedikit pasien yang sembuh dari penyakit gangguan jiwa dan mencetak banyak prestasi gemilang. Diantaranya juara jambore kesehatan jiwa Provinsi Jawa Timur, juara 1 kategori kerjasama lintas sektor dalam jambore Provinsi Jawa Timur, juara 1 dalam pagelaran pentas seni jaranan.

Kepala Desa Wonorejo Fendriana Anita Sari mengatakan, ulang tahun ini digelar untuk mengingat sejarah di mana Posyandu kesehatan jiwa, berawal untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa untuk beberapa desa di wilayah Kecamatan Talun.

“Alhamdulilah berkat bimbingan Pak Camat, stakeholder terkait, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, seluruh desa dan kelurahan,se-kecamatan Talun bergabung dengan Posyandu kesehatan jiwa.Saat ini ada sekitar 200 ODGJ yang mendapat perawatan dari Posyandu ini,’’kata Fendriana

Ia juga menambahkan, bentuk kegiatan dari Posyandu kesehatan jiwa di Desa Wonorejo adalah pengobatan rutin setiap hari rabu, pada minggu pertama setiap bulan. Kegiatan lain yang dilakukan adalah kunjungan rutin ke ODGJ yang tidak hadir saat Posyandu. Dan juga memberikan pembinaan melatih ODGJ menjadi produktif diantaranya dengan menjual tahu kres keliling, jualan di toko, membuat bros dan mukena, bertani dan lainya.

Di kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Blitar Mashudi menyampaikan Bupati Blitar Rini Syarifah memberikan dukungan penuh dan apresiasi untuk Posyandu kesehatan jiwa di Desa Wonorejo dan Desa Kendalrejo Kecamatan Talun.

Pihaknya berharap suksesnya perjalanan Posyandu kesehatan jiwa di Kecamatan Talun ini menjadi percontohan bagi desa/kelurahan lain di Kabupaten Blitar.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada tahun 2021 di Kabupaten Blitar jumlah ODGJ berat sebanyak 2.127 jiwa. Sementara yang masih dipasung sebanyak sampai dengan saat ini berjumlah 18 jiwa.

Di wilayah Kecamatan Talun jumlah ODGJ berat sebanyak 156 jiwa dan tidak ada yang dipasung. Jumlah ini cukup banyak dibandingkan kecamatan lain.

‘’Target layanan kesehatan jiwa terhadap ODGJ berat adalah sebesar 100 persen sesuai standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. Artinya setiap ODGJ berat harus mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar, baik berupa pengobatan rawat jalan sampai dengan rujukan FRTL (fasilitas rujukan tingkat lanjut). Kami berharap perjalanan sukses Posyandu keswa di Talun ini menular ke desa/kelurahan lain di Kabupaten Blitar,’’ungkap Mashudi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati mengatakan Posyandu Jiwa Seroja Warta adalah Posyandu kesehatan jiwa pertama di Kabupaten Blitar. Selain Posyandu jiwa, Kabupaten Blitar juga memiliki empat titik pelayanan kesehatan jiwa oleh Psikiater masing-masing Poli Jiwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Puskesmas Srengat, Puskesmas Kesamben dan Puskesmas Kademangan.

‘’Mendirikan Posyandu jiwa itu tidak gampang, bukan sekedar mendirikan gitu aja tidak. Tapi butuh komitmen dari lintas sektor, karena tida mudah menghadapi ODGJ. Bukan tugas dari kepala desa, puskesmas, tapi banyak lintas sektor yang terlibat,’’ kata dr Christine.

Lebih lanjut, dr Christine menjelaskan, Dinas Kesehatan memberikan perhatian penuh kepada ODGJ. Diantaraya bekerjasama dengan Dispendukcapil Kabupaten Blitar untuk perekaman e-KTP. Dinas Kesehatan juga membantu merujuk ODGJ berat ke rumah sakit jiwa untuk pengobatan.

‘’Penanganan ODGJ ini lintas sektor, kita tangani secara sinergitas. Untuk sosialnya ada dinas sosial yang memberikan bantuan, fasilitasi dan pelayanan,’’pungkasnya.
(ADV/KMF/REG)

Red. Regita

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts