Saturday, August 30, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeSejarah𝐒𝐀𝐌𝐔𝐑𝐀𝐈: 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐭𝐚𝐮 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐫𝐚𝐣𝐮𝐫𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐢𝐭 𝐉𝐞𝐩𝐚𝐧𝐠?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

𝐒𝐀𝐌𝐔𝐑𝐀𝐈: 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐭𝐚𝐮 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐫𝐚𝐣𝐮𝐫𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐢𝐭 𝐉𝐞𝐩𝐚𝐧𝐠?

globalcybernews.com – Kebanyakan orang menganggap bahwa Samurai itu adalah nama sebuah pedang yang berbentuk panjang, tipis dan runcing. Tapi sebetulnya yang mereka maksud adalah katana, sedangkan samurai adalah nama prajurit elit Jepang pada abad pertengahan. Jadi, penyebutan katana atau pedang panjang tersebut sebagai samurai adalah salah. Tentunya sangat kurang lengkap apabila kita hanya membahas tentang fakta ini, karenanya saya akan membahas lebih dalam lagi tentang prajurit elit Jepang yang disebut samurai ini.

Samurai dikenal sebagai ahli pedang, pandai menahan diri, siap berkorban dan setia, terhormat dan gagah berani di medan
perang. Kaum samurai sendiri awalnya menyusun idealisme dan etos sendiri sebagai bushidou atau ”Jalan Pendekar”. Bushidou adalah kode etik mengenai bagaimana semua samurai diharapkan bersikap dalam menjalani kehidupan dan kematian. Bushidou juga memiliki dasar ideologi, atribut pendekar yang paling berharga adalah kemampuan militernya dan keuletannya dalam peperangan (Hubbard, 2016:138).

Asal mula munculnya kaum samurai disebabkan oleh kekacauan politik yang terjadi pada akhir zaman Heian (平安). Tindak kejahatan semakin meningkat akibat hancurnya hukum Ritsuryou (律令) dan semakin besarnya kesenjangan sosial antara bangsawan pemilik tanah yang semakin kaya dan para petani yang semakin miskin. Meningkatnya tindak kejahatan membuat para bangsawan pemilik tanah merasa cemas sehingga mereka mempersenjatai keluarga mereka dan petani yang menggarap tanah mereka. Tidak hanya mempersenjatai, mereka juga memberikan latihan fisik dan kemampuan bela diri untuk melindungi harta benda serta tanah mereka.

Pada mulanya orang-orang yang dipersenjatai ini hanyalah berwujud kelompok-kelompok kecil, namun karena ada yang berhasil menumpas penjahat kelompok ini semakin besar karena mendapat pengikut-pengikut baru dan menjadi kuat. Diantara kelompok-kelompok ini, yang cukup besar dan memiliki pengaruh adalah keluarga Minamoto/Genji (源氏) yang berada di bagian timur Jepang, dan keluarga Taira/Heishi (平時) yang berada di bagian barat Jepang. Salah satu dari dua kelompok ini nantinya akan berkuasa dan
menandai masuknya Jepang ke era feodal.

Kaum samurai mulai berkuasa pada tahun 1192. Kira-kira tahun 1854 ketika Jepang membuka diri, samurai mengalami masa-masa kemunduran. Karena Jepang telah memasuki era damai, samurai mulai tidak diperlukan lagi. Pada tahun 1868 pemerintahan Tokugawa berakhir, samurai dan tradisi hidup mereka dihapus akan tetapi tidak pernah dilupakan. Setelah terjadinya Restorasi Meiji pada tahun 1868, sistem pemerintahan Negara Jepang bergeser dari Negara Feodal menjadi Negara Monarki. Pimpinan Negara pun telah dikembalikan kepada Kaisar. Restorasi Meiji sendiri membawa dampak yang cukup besar bagi eksistensi kelas samurai. Adanya penghilangan hak-hak istimewa yang dimiliki oleh strata samurai.

SC: Pdf Library Binus University

Red .

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts