Sunday, June 26, 2022
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Terbaru

Penanganan Memutus Penyebaran Covid-19 di Sumut Belum Stabil

Global Cyber News| Medan I Penanganan pemerintah di Sumut dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona disease atau Covid-19 dinilai belum stabil. Karena sejauh ini antisipasi yang dihimbau pemerintah untuk saling menjaga jarak dan tidak berkerumunan masih tampak dimana-mana.

“Mungkin saat ini banyak masyarakat yang menganggap sepele Covid-19 sehingga mereka tidak memperdulikan anjuran pemerintah untuk tidak sembarangan beraktifitas. Ya itu terserah mereka. Nanti jika sudah kena terpapar Covid-19 baru tahu,” ujar Sinshe Aphing melalui WA Kamis siang (16/4/2020).

Dua bulan lalu, lanjut Sinshe Aphing, ia juga sudah mengingatkan kepada masyarakat agar jangan sepelekan Covid-19 karena virus ini tidak tampak oleh mata dan siapa saja bisa kena. Tidak memandang status. Untung saja Presiden RI Jokowi cepat mengambil tindakan antisipasi pencegahan. Jika terlambat, bisa gawat.

“Lihat saja, negara Eropa seperti Italia dan Amerika Serikat, awalnya mungkin menganggap angin lalu Covid-19 dan konsekwensinya sekitar 20 ribuan korban jiwa di Amerika Serikat akibat virus corona. Sementara Italia mencapai 10 ribuan,” tambahnya.

Sinshe Aphing juga tidak bisa memprediksi kapan berakhirnya Covid-19 ini. Bisa saja berkepanjanngan apabila tidak ada kepedulian. Namun bisa saja sampai 8 bulanan. Untuk itu kita sama-sama berharap dan berdoa agar pandemic Covid-19 ini bisa berakhir di negara Indonesia.

“Terkait penemuan Herbal pencegah sekaligus penyembuhan virus corona yang saya temukan sebelumnya, saat ini masih berjalan di tempat. Ya namanya juga herbal, orang saat ini lebih percaya terhadap pengobatan medis. Padahal herbal juga sudah terbukti keampuhannya,” kata Sinshe Aphing.

Sinshe Aphing mengakui bahwa saat ini manfaat herbal yang saya temukan ini masih terabaikan. Mungkin belum ada orang yang tepat untuk mendukung penemuan tersebut.

“Saya yakin, herbal yang temukan ini bisa diandalkan dan sangat baik digunakan untuk Covid-19, terutama untuk paru-paru,” ucap Sinshe Aphing seraya mengatakan bahwa apabila ada yang mendukung penemuan herbal tersebut ia siap untuk di uji klinis. Karena herbal sangat baik manfaatnya. (pl)

Red. Pandi Lubis

Terbaru

spot_img
spot_img

Baca Juga