Thursday, July 18, 2024
HomeUncategorisedH. ilyas Halim Berharap Pemerintah Selektif Tentukan Pemenang Tender Catering Haji
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

H. ilyas Halim Berharap Pemerintah Selektif Tentukan Pemenang Tender Catering Haji

globalcybernews.com  -Makkah Meskipun sudah diupayakan semaksimal mungkin kelancaran konsumsi, namun sekali waktu terjadi juga human error, dimana para calon jemaah haji ( cahaya) , , Sabtu ( 8/ 6/ 24 ), memakan nasi dengan lauk beraroma basinya sangat kuat.

Kita berharap pemerintah nantinya selektif dalam menentukan pemenang nya, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan bersama ” Kata Pendamping KBIH Ar Raudah Sinar Husni , An Najihin Al Bailat dan Pemko Medan, H. Ilyas Halim di Mina, Selasa ( 18/6/24 ).

Ilyas Halim juga mempertanyakan sayuran untuk lauk konsumsi haji di impor dari Tailan, padahal Indonesia dikenal sebagai pembuat produk produk makanan ikan ikan dan lainnya., paling tidak ya bumbu bumbu kitalah yang dipakai untuk konsumsi haji ” ujar Ilyas Halim yang juga Forum Komunikasi KBIH Sumut.

Lebih jauh Ilyas Halim menyebutkan bahwa penyelenggaraan haji di Tanah Suci sudah lumayan, lihat saja di Musdalifah, sudah ada berdiri tenda tenda , begitu juga soal tranportasi, sudah bagus walapun diselingi crowdit, tidak tepat dengan jadwal.

Namun jemaah tersangkut sua ke Mina sampai jam 8 pagi, tahun 2023 lalu. Jamaah pada jam 2 siang baru selesai diangkut ” katanya.

Disebutkan dalam rangka meningkatkan kk an layanan haji Pemerintah Arab Saudi, saat ini juga sedang membangun 10 Gedung 2 tingkat untuk mensiasati keterbatasan pondokan sekaligus antisipasi tidur jamaah yang seperti ikan gembung.

Di sisi lain Ilyas juga menyoroti tentang pentingnya peran KBIH , karena dalam musim haji tahun ini banyak KBIH yang tidak melakukan pendampingan sehingga banyak jamaah yang nyasar , jadi KBIH KBIH nggak bisa main main lagi, kalau macam macam dan tidak mengikuti aturan izinnya akan dicabut.

Selain itu lanjut Ilyas Hakim, Pemerintah Arab dan Indonesia berupaya mengurai ketidak nyamanan jamaah melalui program Murur dan Tahajud.

Murur diperuntukan untuk jamaah lansia dan jamaah yang sakit melakukan perjalanan dari Kota Makkah menuju Amina Musdalifah dan Mina ( Amuzna ) , , tanpa singgah ke Musdalifah, tapi langsng ke Mina,, sedangkan Tahajud, adalah bagi jamaah yang melakukan lempar jumroh ke jamarot tengah malam atau pagi hari bisa kembali ke hotel. Namun harus kembali keina sebelum Magrib, jika tidak bisa kena Dan ( Denda) , sekian real atau rupiah , jadi kita harapkan pembangunan apartemen atau hotel untuk pelaksanaan puncak haji Wukuf , yang dilakukan pemerintah Arab Saudi sebelum 2030 sudah selesai, sehingga jamaah bisa lebih nyaman lagi berhaji. ( lam /pl).

Red

Latest Posts