
Global Cyber News.Com. –Medan I Pertumbuhan signifikan dana kelolaan Reksa Dana di tahun 2025 mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional.
Ketua Presidium Dewan APRDI, Lolita Liliana menyampaikan hal itu dalam materi Edukasi Reksa Dana yang dikemas pada acara Road to Pekan Reksa Dana di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa(14/4/2026).
Saat itu penyampai materi lainnya adalah Manajer Senior Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK, Adynitra Ananta dengan materi Edukasi PINTAR Reksa Dana, Team Leader PT Panin Asset Management, Clara Vlorentina dengan materi Inklusi Reksa Dana dan Associate Director Sales Marketing PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur), Endang Cahyani dengan materi Inklusi Reksa Dana. Bertindak sebagai MC, Reza Leonhard selaku Asisten Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumut.
Lolita mengakui, bahwa kinerja positif ini, yang juga didukung oleh pertumbuhan investor – khususnya generasi muda – dan menjadi momentum penting bagi industri untuk terus memperluas literasi dan inklusi.
Melalui rangkaian SOSEDU APRDI 2026, kami ingin menyampaikan edukasi bagi jurnalis dan mahasiswa, serta mendorong partisipasi aktif para peserta melalui kompetisi kreatif, yaitu lomba penulisan artikel bagi jurnalis dan kompetisi pembuatan konten Instagram Reels untuk mahasiswa.
“Dengan pendekatan yang lebih aktif dan kreatif ini, kami ingin mendorong peningkatan pemahaman investasi Reksa Dana, sehingga masyarakat dapat semakin menyadari pentingnya investasi yang terencana melalui reksa dana,”katanya.
Lolita menambahkan bahwa APRDI telah menyiapkan hadiah menarik sejumlah total Rp.55 juta sebagai hadiah dalam kompetisi lomba penulisan artikel bagi wartawan dan lomba pembuatan Reels Instagram Reels bagi mahasiswa. Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 17 Juni 2026 melalui akun Instagram @ReksaDanaAja. Seluruh karya yang diikutsertakan dalam lomba, baik dari wartawan maupun mahasiswa, wajib dipublikasikan selama periode Pekan Reksa
Dana 2026 yang berlangsung pada tanggal 25 April hingga 1 Mei 2026.
Untuk mendorong pertumbuhan industri dan pengelolaan investasi Reksa Dana ke depannya, OJK telah membentuk tim kerja (task force) bersama para pelaku untuk mendiskusikan segala hal terkait perkembangan industri Reksa Dana dan Pasar Modal Indonesia sesuai amanat UU P2SK.
Tentang Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) yang merupakan organisasi resmi yang berdiri sejak tahun 1999 dan menaungi seluruh pelaku industri Reksa Dana dan investasi di Indonesia.
APRDI juga menjadi induk dari 6 (enam) asosiasi pelaku pengelolaan investasi di Indonesia, yaitu Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI), Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI), Asosiasi Penasihat Investasi Indonesia (APII), Perkumpulan Agen Penjual Efek Reksa Dana Online (PAPERDO) dan Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia (PWMII).( r/dey)
Red









