spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorisedWujud Menghormati Norma Adat " Dimana Tanah Dipijak Disitu Langit Dijunjung "...

Related Posts

Featured Artist

Wujud Menghormati Norma Adat ” Dimana Tanah Dipijak Disitu Langit Dijunjung ” PT. MUTU Minta Maaf dan Membayar Denda Adat.


Global Cyber News.Com. -Barito Timur – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memfasilitasi pembayaran hukum adat ngumung rapat telu terkait atas tindakan manajemen PT. MUTU yang walk out saat mediasi keempat terkait sengketa lahan antara PT. MUTU dengan Yupelis bersama keluarga yang di fasilitasi oleh Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosisl (PKS) Jumat (7/8/2026).

Secara hukum adat di Kabupaten Barito Timur tindakan walk out dalam forum resmi merupakan bentuk pelecehan terhadap pemerintah setempat, terutama kepada Tim PKS yang sedang berupaya semaksimal mungkin untuk berupaya menyelesaikan perkara kedua belah pihak.

Kegiatan yang diberlangsungkan di Sekretariat DAD Bartim, Desa Jaar (Longkang) Jumat (11/9/2026) dihadiri langsung oleh Ketua Umum DAD Bartim, Hengky A Garu dan jajaran pengurus DAD Kabupaten termasuk DAD Kecamatan se – Kabupaten Barito Timur.

Selain itu, tampak hadir Staf Ahli Bupati Barito Timur Drs. Osa Awatanu, M.Si, Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P. Lelu. SH (Tim PKS), Camat Raren Batuah, Welly, manajemen PT. MUTU, Mantir Adat dan tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan ritual pembayaran tersebut dilaksanakan oleh tetuha adat baik dari DAD dan Mantir Kecamatan Dusun Timur.

Usai pelaksanaan bayar denda adat, External Relation PT. Multi Tambangjaya Utama, I Gusti Agung Kaler Putu Astika kepada awak media mengucapkan terima kasih kepada Dewan Adat Dayak yang telah memfasilitasi kegiatan, dan termasuk kepada tetuha adat yang telah melaksanakan upacara ritual adat tadi.

Menurutnya, bahwa atas miskomunikasi oleh manajemen PT. MUTU beberapa waktu yang lalu kami meminta maaf, dan ini sebagai wujud penghormatan kami terhadap norma – norma adat sebagaimana junjungan kami dimana tanah dipijak disitulah langit dijunjung.

” Ini sebagai wujud nyata penghormatan kami terhadap norma – norma adat, yaitu sebagai mana nunjungan kami dimana tanah dipijak disitulah langit dijunjung ” ujar I Gusti Agung Kaler Putu Astika.

Ditambahnya lagi Proyek Kerjasama Penambangan Batu Bara (PKP2B) PT. MUTU masuk tiga Kabupaten yakni, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Selatan, dan Kabupaten Barito Utara.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan banyak DAD dari Kabupaten Barito Timur, pak Hengky A. Garu merupakan teman lama kita, dan berharap kedepan adanya kolaborasi untuk kegiatan kita kedepan.

” Pak Hengky merupakan teman lama kita, dan berharap kedepan adanya kolaborasi untuk kegiatan kita kedepan ” harapnya.
Manajemen PT. MUTU yang lain dengan tidak menyebutkan nama berdiri disisi kanan, I Gusti Agung Kaler Putu Astika menyampaikan bahwa prosesi tadi sudah selesai, dengan demikian terkait peristiwa beberapa waktu yang lalu sudah berakhir.

” Ya semua prosesi sudah kita laksanakan dan jalani, oleh karenanya terkait peristiwa beberapa waktu yang lalu sudah berakhir ” katanya.

Sementara ditempat yang sama Camat Raren Batuah Welly Ananda menyampaikan bahwa kegiatan hari ini lanjutan, dalam artian beberapa waktu yang lalu disepakai sebagai dari pihak MUTU, sebagai bentuk wujud tanggungjawab atas mungkin keselahan yang mereka lakukan, mareka sadari dan ini merupakan difasilitasi DAD untuk sebagai pembayaran hukum adat . Dan ini sudah dipenuhi dari PT. MUTU dengan harapan kita kedepannya dapat terjalin komunikasi dan kerjasama, baik pemerintah, pihak swasta, serta dengan masyarakat, dapat terjalin dengan baik dan tidak ada kemudian hari ada selisih paham maupun selisih pendapat maupun sebagainya.

Dan semoga kedepannya Barito Timur ini tetap menjadi Gumi Jari Janang Kalalawah.
” Harapan kita kedepannya dapat terjalin komunikasi dan kerja sama, baik pemerintah, pihak swasta, serta dengan masyarakat. Dapat terjalin dengan baik dan tidak ada dikemudian hari ada selisih paham, maupun selisih pendapat
maupun sebagainya.

Dan semoga kedepannya Barito Timur ini tetap menjadi Gumi Jari Janang Kalalawah ” tutup Camat Raren Batuah (Mahudi)

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts