HomeUncategorisedBPJS Kesehatan Lubuk Pakam Edukasi Mahasiswa Lewat Program Goes to Campus
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Featured Artist

BPJS Kesehatan Lubuk Pakam Edukasi Mahasiswa Lewat Program Goes to Campus


Global Cyber News.Com. -Deli Serdang – Dalam rangka meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap Program Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam menyelenggarakan kegiatan BPJS Kesehatan
Goes to Campus di Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua (IKDHDT), Kamis (18/06).

Kegiatan yang diikuti
oleh 75 mahasiswa ini merupakan bagian dari strategi BPJS Kesehatan dalam memperluas literasi mengenai
Sistem Jaminan Soisal Nasional (SJSN) sekaligus memperkenalkan transformasi layanan yang terus
dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam Zoni Anwar Tanjung hadir langsung memberikan sosialisasi
didampingi oleh Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan, Koordinator Frontliner, dan Staf Edukasi dan
Penanganan Pengaduan.

Kegiatan kolaboratif ini juga diikuti oleh pihak kampus, mulai dari Wakil Rektor II,
Wakil Rektor III, Wakil Direktur RS Sembiring, hingga jajaran dosen IKDHDT.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Zoni Anwar Tanjung hadir langsung
memaparkan materi seputar sistem pelayanan kesehatan dalam program JKN.

Penjelasan yang diberikan
mencakup konsep dasar SJSN, prinsip gotong royong, sistem rujukan berjenjang, hingga berbagai terobosan
inovasi digital yang kini dikembangkan untuk memudahkan peserta.

Dalam pemaparannya, Zoni menjelaskan bahwa Program JKN merupakan implementasi dari Sistem Jaminan
Sosial Nasional yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Program ini diselenggarakan berdasarkan prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu
peserta yang sakit sehingga manfaat perlindungan kesehatan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh
seluruh peserta.

“Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi
seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk
memahami bagaimana sistem ini bekerja, apa manfaatnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya secara
tepat sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Zoni.

Selain menjelaskan konsep dasar JKN, Zoni juga memaparkan sistem pelayanan kesehatan berjenjang yang
menjadi salah satu karakteristik utama Program JKN.

Melalui sistem tersebut, peserta memperoleh
pelayanan kesehatan pertama kali di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebelum mendapatkan
rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) apabila diperlukan sesuai indikasi medis.

Lebih lanjut, Zoni menilai mahasiswa kesehatan memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan
Program JKN karena nantinya akan menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan nasional.

Oleh karena
itu, pemahaman yang baik mengenai JKN perlu ditanamkan sejak masa pendidikan.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta JKN yang memahami hak dan kewajibannya, tetapi
juga menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan informasi yang benar kepada keluarga,
lingkungan sekitar, dan masyarakat luas.

Pemahaman yang baik akan membantu mengurangi berbagai
kesalahpahaman yang masih sering ditemukan dalam pemanfaatan layanan JKN,” katanya.

Menutup pemaparannya, Zoni mengajak seluruh peserta untuk turut menjaga keberlangsungan Program JKN
melalui semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional.

“JKN adalah program gotong royong terbesar di Indonesia. Ketika kita menjadi peserta dan memenuhi
kewajiban sesuai ketentuan, pada saat yang sama kita turut membantu peserta lain yang sedang
membutuhkan pelayanan kesehatan.

Semangat gotong royong inilah yang harus terus kita jaga agar Program
JKN tetap kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi
yang akan datang,” tutup Zoni.

Sementara itu Wakil Rektor III Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua, Nur Mala Sari pada sambutannya
menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya BPJS Kesehatan Goes to Campus.

Menurutnya, kegiatan ini
memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif
mengenai Program JKN dan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.
“Pemahaman Program JKN menjadi bekal bagi mahasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di bidang
kesehatan.

Di masa yang akan datang, mereka tidak hanya akan memberikan pelayanan, tetapi juga berperan
dalam memberikan edukasi Program JKN kepada masyarakat,” kata Nur.
Nur menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam menggelar kegiatan
positif ini.

Ia menilai sinergi pemberian informasi antara BPJS Kesehatan dengan pihak kampus dapat
memberikan gambaran dinamika pelayanan kesehatan di lapangan secara langsung.
“Kami berharap kerja sama dan kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut.

Kehadiran BPJS Kesehatan
memberikan perspektif baru yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai tantangan dan dinamika pelayanan
kesehatan di lapangan, sehingga mereka lebih siap ketika memasuki dunia profesional nantinya,” kata Nur
Mala. (rf)

Red

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts