
Global Cyber News.Com|-Medan I Kanwil Kemenag Sumatera Utara (Sumut) diharapkan dapat mengakomodir calon Jemaah haji (calhaj) yang batal berangkat haji akibat pemerintah Arab Saudi melakukan pembatasan usia. Karena kita ikut prihatin dengan mereka sudah delapan tahun lebih menunggu namun gagal berangkat dengan adanya peraturan baru tersebut.
“Selain itu kita juga berharap calhaj yang dinyatakan batal karena tidak melunasi ongkos haji sampai 20 Mei 2022 bisa digantikan dengan calhaj sudah melunasinya sebagai cadangan seperti yang dikatakan Kakanwil Kemenag Sumut, H.Abdul Amri Siregar,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H.Marwan Dasopang saat acara kunjungan kerja (Kunker) Komisi VIII DPR RI Dalam rangka persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 1443-H/2022 M, di Lantai IV Gedung Madina Almunawwarah Asrama Haji Medan (Ahmed), Senin, (22/5/2022).
Hadir diantaranya, Anggota Komisi IV DPR RI, H.Syamsuddin, Umar Basor, Selly Andriani Gantina, Hj.Dameria, H.Iskan Qolba Lubis, MA, M. Husni, SE, serta Kepala Kemenag Serdang Bedagai (Sergai) dan pejabat Kanwil Kemenang Sumut dan Kemenag Medan.
Saat itu baik Marwan maupun Anggota Komisi IV DPR RI lainnya, H.Muhammad Husni juga mempertanyakan berapa jumlah suami atau isteri yang gagal berangkat akibat pembatasan usia. Karena mereka memutuskan lebih baik tidak berangkat haji jika salah satu diantara mereka dinyatakan tidak bisa berangkat haji karena pembatasan usia.
Dalam suasana sekarang, lanjut Marwan dan Husni, tampaknya ketentuan yang sudah diputuskan pemerintah Arab Saudi sudah permanen dan tidak bisa lagi berubah. Kecuali bila Allah SWT yang menghendakinya.
Selain itu Komisi IV DPR RI berharap Asrama Haji Embarkasi Medan dapat kembali memperoleh terbaik embarkasi se Indonesia dalam melakukan pelayanan haji baik pemberangkatan maupun pemulangan haji.
Sebelumnya Kakanwil Kemenag Sumut, H.Abdul Amri Siregar melaporkan bahwa calhaj Sumut yang berangkat pada musim haji tahun ini sebanyak 3777 orang ditambah dengan petugas haji 25 orang. Jadi semuanya 3802 orang.
“Sampai 20 Mei 2022, sebanyak 3581 orang calhaj sudah melunasi ongkos berangkat haji. Sedangkan 196 orang tidak melunasinya. Saat ini, calhaj cadangan sebanyak 760 orang dan yang sudah melunasi ongkos haji 555 orang,” kata Abdul Amri Siregar.
Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Medan, H.Ramlan Sudarto, SH mengakui bahwa semasa pandemi Covid-19 dua tahun lalu, semua embarkasi di Indonesia, pada oleng. Karena aktifitas yang selama ini lancar tiba-tiba harus terhenti.
“Namun kami melakukan berbagai inovasi dan menyiasati suasana tersebut. Dan akhirnya berkat sinergi dengan Pemprov Sumut kami dapat mempertahankan kelangsungan embarkasi ini,” katanya
Menurut Ramlan Sudarto, pada tahun 2020, UPT Asrama Haji Embarkasi Medan selama tiga bulan dipercayakan sebagai salah satu pondokan isolasi mandiri yang terpapar corona. Begitu juga pada tahun 2021, selama dua bulan menjadi tempat isolasi mandiri bagi mereka yang terkena covid-19.
“Alhamdulillah, semua bisa diatasi. Ke depan, kita berharap UPT Embarkasi di Indonesia, terutama UPT Asrama Haji Embarkasi Medan bisa bangkit seperti sedia kala,” harap Ramlan Sudarto.
Yang penting, lanjutnya, semangat harus ada dalam keadaan apapun juga. Karena ia yakin, pandemi akan berakhir. Untuk itu kita serahkan semuanya kepada Allah SWT. (lam)
Red. Alam









