Saturday, November 26, 2022
HomeUncategorisedProyek Peningkatan Jalan Kutacane Gayo Lues Tembok Penahan TebingAmbruk.

Related Posts

spot_imgspot_img

Featured Artist

spot_imgspot_img

Proyek Peningkatan Jalan Kutacane Gayo Lues Tembok Penahan TebingAmbruk.

Global Cyber News| Kutacane| Aceh.|Jumat 3/4/2020. Ambruknya TPT jalan ini kendati
Baru beberapa bulan usai dikerjakan oleh Kontrakto (Rekanan), Proyek peningkatan jalan nasional lintas Kutacane-Gayo Lues, lokasi proyek tepatnya di daerah Ketambe, Gunung Setan Balai Lutu, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara (Agara), diduga dikerjakan oleh rekanan asal jadi.


Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh rekanan itu berbiaya miliyaran rupiah itu dananya sekitar Rp 23 Miliar, anehnya proyek itu baru beberapa bulan dikerjakan kini rekanan dan proyek itu pun menurut warga setempat masih dalam tahap pemeliharaan, akan tetapi Tembok Penahan Tanah (TPT) terlihat sudah ambruk hampir sepanjang sekitar 1,5 meter.
Berdasarkan hasil pantauan media ini dilokasi proyek yang baru dikerjakan oleh PT. Cot Goh Jaya, selaku pihak rekanan kuat dugaan pihak rekanan saat dalam pengerjaan proyek peningkatan jalan Nasional Kutacane – Gayo Lues itu asal jadi dan tidak sesuai dengan RAB sehingga diduga tidak memenuhi standar Sop pekerjaan proyek, kemudian pengawasan lemah sehingga proyek itu meskipun baru dikerjakan tapi sudah ambruk Tpt nya.


Terkait hal itu, salah seorang pegiat Lsm di Aceh Tenggara, Ardi Yud Beruh kepada Media ini di Kutacane jumat (3/4/2020), mengatakan menuding bahwa proyek itu terkesan asal jadi dan diduga tidak sesuai dengan spek sehingga tembok penahan tanah yang sudah dibangun ambruk.


Apalagi ada beberapa keterangan dari warga sekitar yang saya himpun bahwa pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan pada akhir tahun 2019 yang lalau, sehingga pihak rekanan mengejar waktu takut habis kontrak dan mati anggaran,
Saya minta kepada pihak aparat hukum untuk bisa melakukan dan turun kelokasi proyek tersebut untuk malakukan investigasi awal atas lemahnya mutu tembok penahan yang sudah amruk tersebut. Jelas Ardi Yuda Beruh


Kemudian terkait hal itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Aceh AL yang akrab disapa saat dihubungi media ini via Hp nya pada Jumat (3/4/2020) enggan jawaban, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.


Insert poto, tanpak salah seorang warga melihat Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sudah ambruk sekitar 1,5 meter, padahal proyek tersebut baru selesai pengerjaannya pada beberapa bulan lalu.

Red. Kasirin Sekedang.

Latest Posts