Thursday, June 13, 2024
HomeTNISATGAS YONKAV 6/NAGA KARIMATA SABET REKOR LITERASI BELA NEGARA KEPADA PELAJAR TERBANYAK 

Related Posts

Featured Artist

SATGAS YONKAV 6/NAGA KARIMATA SABET REKOR LITERASI BELA NEGARA KEPADA PELAJAR TERBANYAK 

globalcybernews.com  -Eban, Kab.TTU – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata sukses mencatat rekor Literasi Bela Negara Serentak Kepada Pelajar Terbanyak (SD, SMP dan SMA) di Perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse.

Rekor tersebut diraih setelah Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata menggelar kegiatan Literasi Bela Negara dengan jumlah pelajar yang sangat fantastis di Kabupaten Timor Tengah (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 10 Juni 2024.

Turut ambil bagian dalam kesempatan itu, Pendiri dan Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia, Paulus Pangka, S.H, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 6/Naga Karimata, Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han, Wakil Bupati TTU, Drs Eusabius Binsasi, Ketua PKK Kabupaten TTU, Dra. Elvira Juandi Ogom, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU, Ny. Susan Sarumaha Binsasi, Wakapolres TTU, Kompol Matheus Anus, S.H., M.H, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU, Kasdim 1618/TTU dan seluruh pelajar di Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat.

Prestasi ini merupakan sebuah kolaborasi lembaga lintas sektor yang luar. Siswa-siswi SD, SMP dan SMA diberikan materi tentang bela negara, cinta tanah air dalam wujud belajar yang rajin, cinta budaya dan lain sebagainya. Sebanyak 4349 anak anak yang terdiri dari 42 sekolah (22 SD, 13 SMP, 1 SMK dan 6 SMA) yang ambil bagian dalam kesempatan itu.

Dalam momentum tersebut, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 6/Naga Karimata fokus memberikan wawasan Bela Negara. Ia mengakui bahwa, selama 8 bulan bertugas di Perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse, selain menjaga tapal batas, Yonkav 6/Naga Karimata lebih fokus pada pembangunan fisik. Pembangunan fisik ini penting namun, pembangunan non fisik seperti Literasi Bela Negara ini lebih penting.

“Karakter dari SDM anak-anak kita yang ada di perbatasan,” ucapnya. Pasalnya, generasi muda saat ini yang akan menggantikan peranan semua orang saat ini di era mereka nanti. Hal ini senada dengan wacana pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045. Ia berharap, Literasi Bela Negara ini menjadi dasar bagi generasi muda untuk memiliki jiwa bela negara yang utuh dan memiliki komitmen penuh untuk menjaga negara.

Red

Latest Posts