spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeUncategorised894 Personel Polres Jakbar Jadi Ortu Asuh Pelajar, Cegah Pelajar Dari Kenakalan...

Related Posts

Featured Artist



894 Personel Polres Jakbar Jadi Ortu Asuh Pelajar, Cegah Pelajar Dari Kenakalan Remaja

Global Cyber News.Com. -Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Kegiatan Orang Tua Asuh dan Polisi Sahabat Pelajar melalui Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS).

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) mulai pukul 09.30 WIB di Aula Bank BRI Lantai 5, Jalan S. Parman Nomor 11, Palmerah, Jakarta Barat, dihadiri Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., Kajari Jakarta Barat Dr. Arief Indra Kusuma Adhi, S.H., M.Hum., perwakilan Dandim, Kasatpol PP, jajaran Sudin Pendidikan, para PJU dan Kapolsek jajaran, para kepala sekolah serta perwira pendamping SMA/SMK/MA di wilayah Jakarta Barat.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menegaskan bahwa FKPMS menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, serta masyarakat dalam melakukan deteksi dini sekaligus penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelajar.

Program tersebut kemudian diperkuat melalui Polisi Jaga Sekolah, yang mencakup kegiatan orang tua asuh yang merupakan program dari bapak Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si, kakak asuh, dan Polisi Sahabat Pelajar.

“Yang kita jaga bukan hanya keamanan sekolah, tetapi juga masa depan anak-anak kita. Karena itu, pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan komunikasi, kepedulian, pembinaan dan sinergi bersama,” ujar Kombes Pol Nasriadi, Rabu 23/9/2026

Saat ini, FKPMS telah terbentuk di 45 sekolah di wilayah Jakarta Barat dan akan terus dikembangkan.

Polres Metro Jakarta Barat juga menyiagakan 894 personel untuk melakukan pendampingan terhadap 175 sekolah, 2.039 kelas dan 64.768 siswa yang terbagi dalam zona merah, kuning dan hijau.

Rinciannya, zona merah mencakup 19 sekolah dengan 324 kelas, zona kuning 27 sekolah dengan 372 kelas, sedangkan zona hijau meliputi 129 sekolah dengan 1.343 kelas yang berada di delapan wilayah Polsek jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Para perwira pengendali dan pendamping zona merah maupun zona kuning diarahkan untuk membangun komunikasi langsung dengan kepala sekolah, wali kelas, serta para siswa.

Selain melakukan pemantauan, personel juga diminta menjalin komunikasi dengan orang tua siswa dan mendorong terbentuknya grup komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan positif dan menjaga keamanan pelajar.

Sementara itu, untuk wilayah zona hijau, personel diarahkan melakukan patroli serta pendekatan secara berkala ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk mencegah pelajar terlibat dalam tawuran, kekerasan, perusakan maupun tindakan lain yang dapat berhadapan dengan hukum.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui kegiatan positif, pembinaan dan pengawasan bersama.

“Kepada para kepala sekolah dan seluruh pendamping, mari kita bersama-sama menjaga anak-anak kita. Isi waktu mereka dengan kegiatan positif, kegiatan ekstrakurikuler dan ruang kreativitas agar energi mereka tersalurkan dengan baik,” tutur Kapolres.

Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Hj. Iin Mutmainnah menyampaikan dukungan terhadap langkah Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga para pelajar agar tidak terlibat tawuran maupun tindakan anarkis.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kata Iin, akan memperkuat dukungan melalui jajaran Sudin Pendidikan Wilayah 1 dan Wilayah 2, termasuk menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi pelajar dan masyarakat seperti lomba lari, mural serta kegiatan kreatif lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Klinis Forensik Dra. A. Kasandra Putranto memberikan materi mengenai kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk kekerasan fisik, verbal, psikososial, seksual hingga cyberbullying.

Ia juga menjelaskan pentingnya mengenali faktor risiko perilaku kekerasan pada anak serta memberikan pendampingan yang empatik kepada siswa yang menjadi korban maupun mereka yang membutuhkan dukungan.

Menurutnya, dukungan kepada anak perlu dilakukan dengan mendengarkan secara empatik, mengenali perasaan mereka tanpa menghakimi, memastikan keselamatan, memberikan dukungan emosional dan membantu mengakses layanan psikososial apabila diperlukan.

Selain itu, psychological check-up juga dinilai penting sebagai salah satu langkah untuk mengenali kondisi kesehatan mental, mendeteksi potensi persoalan psikologis serta membantu anak menjalankan aktivitas pendidikan dan mengembangkan dirinya secara sehat.

Melalui forum tersebut, Polres Metro Jakarta Barat bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan lingkungan pendidikan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sekolah sebagai ruang yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus mendorong para pelajar untuk mengisi masa mudanya dengan kegiatan yang positif, kreatif dan membangun masa depan.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Red

Previous article
Next article
Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan 8 Oktober 2026

Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi Undang-Undang pada 8 Oktober 2026 mendatang.

Hal ini disampaikan Afriansyah saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Langkah percepatan perumusan regulasi ini dilakukan melalui pembahasan intensif bersama DPR RI serta sinergi lintas sektoral yang melibatkan tujuh kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perindustrian. Upaya tersebut ditujukan untuk menghadirkan kepastian hukum yang seimbang antara kemudahan investasi dan jaminan kesejahteraan buruh.

“Kami menyatukan konsep agar undang-undang ini bisa lahir berimbang. Investasi terjaga dengan baik, tentunya juga diimbangi dengan perhatian kesejahteraan pekerja,” tegas Afriansyah di hadapan 231 perwakilan koordinator wilayah KSBSI.

Wamenaker menyampaikan bahwa penyelarasan regulasi ini selaras dengan jargon Kementerian Ketenagakerjaan saat ini, yaitu “Maju Industrinya, Sejahtera Pekerjanya”.

Untuk mengatasi sejumlah perdebatan krusial, termasuk regulasi alih daya (outsourcing), pemerintah terus membuka ruang dialog secara terbuka demi menjaring masukan konstruktif dari kalangan serikat pekerja.

Selain pengawalan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, pemerintah juga menyoroti komitmennya dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional yang kini menaungi sekitar 13.330 serikat pekerja, 134 federasi, dan 23 konfederasi. Beberapa agenda prioritas lain yang tengah dijajaki antara lain usulan Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan sosial bagi para buruh.

Afriansyah menambahkan pendekatan dialogis ini berakar dari perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap kelompok pekerja.

“Komitmen tersebut tercermin dari kehadiran Presiden pada Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026 lalu, serta pelibatan sejumlah tokoh gerakan buruh di posisi strategis kabinet, lingkaran istana, hingga jajaran Komisaris BUMN,” ujarnya.

Ditegaskan Afriansyah, dengan keberadaan tokoh perwakilan buruh dalam pemerintahan, saluran komunikasi harusnya terbangun secara tepat, dan pemerintah berharap aspirasi para pekerja dapat disalurkan secara efektif secara langsung, ataupun melalui forum mediasi bipartit maupun tripartit, guna meminimalkan aksi unjuk rasa di jalanan.

Biro Humas Kemnaker
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts